Toronto (Antara Kalteng) - Film yang terinspirasi dari zaman keemasan musikal Hollywood, "La La Land" mendapat sambutan hangat di Festival Film Internasional Toronto.

"La La Land", kisah kontemporer mengejar mimpi di Hollywood yang dibintangi Emma Stone dan Ryan Gosling mendapat aplaus berdiri saat pemutaran perdana, Selasa (13/9).

"Ini cerita yang hebat dan mereka karakter menarik, musiknya pun membantu," kata Gosling yang bermain sebagai pianis jazz, dikutip dari Reuters.

Stone, yang berperan sebagai seorang aktris dalam film ini belajar menari dan bernyanyi.

"Saya belajar tap dance dan ballroom dance, juga nyanyi langsung di depan kamera. Gila," kata dia.

"La La Land" merupakan film cerita kedua dari sutradara dan penulis usia 31 tahun, Damien Chazelle.

Film perdananya "Whiplash", perjuangan keras seorang drummer jazz, mendapat tiga Oscar.

"Saya suka musikal Hollywood, seperti yang kalian lihat, saya suka sekali ala Prancis untuk musikal," kata Chazelle kepada para penonton.

"Saya ingin buat film musikal, tapi yang sangat dekat dengan kehidupan nyata lalu memberinya sesuatu yang berantakan tapi betulan," kata Chazelle.

"La La Land" menceritakan kekacauan puitis kedua karakter saat mengejar mimpi mereka, bahkan saat mereka jatuh cinta.

"Setiap karakter harus bernegosiasi untuk menyeimbangkan mimpi dan kenyataan," kata Chazelle.

"Mereka selalu jadi kekasih yang sempurna buat saya."

Penerjemah: Natisha Andarningtyas


Pewarta :
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2024