Jalan Menuju Pendang Barito Selatan Terendam Banjir
Senin, 8 Mei 2017 9:29 WIB
Kondisi banjir di Jalan Pendang menuju Jalan Provinsi di Kecamatan Dusun Utara, Barito Selatan, Minggu. (Foto Antara Kalteng/Bayu Ilmiawan)
Buntok (Antara Kalteng) - Ruas jalan Pendang menuju ke Jalan Provinsi di wilayah Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah dilaporkan terendam banjir dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan Antara Minggu, ruas jalan yang terendam banjir tersebut sepanjang kurang lebih 100 meter dengan kedalaman air yang menggenangi jalan hingga 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa.
Meskipun banjir, tak sedikit warga dari arah Pendang maupun dari arah Jalan Provinsi yang nekat menerobos banjir menggunakan kendaraan roda dua dan sebagian kendaraan tembus dan sebagian mogok.
"Kita terpaksa menerobos banjir ini, karena kalau menunggu getek penyeberangan lama, sedangkan kita bersama rombongan ada urusan," kata salah seorang pengendara, Berta.
Warga lainnya Julius mengatakan, kalau nekat menerobos banjir akan berakibat fatal, sebab kendaraan bisa mogok ditengah banjir dan dari pada mogok, mending ikut penyeberangan.
"Mending ikut penyeberangan menggunakan getek dengan membayar Rp 20 ribu, dari pada menerobos banjir," kata dia.
Sementara tukang getek, Yantri mengatakan banjir yang menggenangi jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
"Kalau satu kendaraan yang menyeberang menggunakan getek Rp 20 ribu dan dalam sehari penghasilan dari menyeberangkan kendaraan ini antara Rp 800-900 ribu," kata dia.
Pantauan Antara Minggu, ruas jalan yang terendam banjir tersebut sepanjang kurang lebih 100 meter dengan kedalaman air yang menggenangi jalan hingga 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa.
Meskipun banjir, tak sedikit warga dari arah Pendang maupun dari arah Jalan Provinsi yang nekat menerobos banjir menggunakan kendaraan roda dua dan sebagian kendaraan tembus dan sebagian mogok.
"Kita terpaksa menerobos banjir ini, karena kalau menunggu getek penyeberangan lama, sedangkan kita bersama rombongan ada urusan," kata salah seorang pengendara, Berta.
Warga lainnya Julius mengatakan, kalau nekat menerobos banjir akan berakibat fatal, sebab kendaraan bisa mogok ditengah banjir dan dari pada mogok, mending ikut penyeberangan.
"Mending ikut penyeberangan menggunakan getek dengan membayar Rp 20 ribu, dari pada menerobos banjir," kata dia.
Sementara tukang getek, Yantri mengatakan banjir yang menggenangi jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
"Kalau satu kendaraan yang menyeberang menggunakan getek Rp 20 ribu dan dalam sehari penghasilan dari menyeberangkan kendaraan ini antara Rp 800-900 ribu," kata dia.
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berkelahi di Acara Perkawinan, Seorang Warga Pendang Barsel Meninggal Dunia
16 September 2016 10:58 WIB, 2016
Terpopuler - Barito Selatan
Lihat Juga
DPRD Barito Selatan dukung langkah pemkab gandeng swasta optimalkan pembangunan
21 January 2026 17:25 WIB
Bupati Barsel: Kerja sama pemda dengan badan usaha instrumen strategis percepat pembangunan
21 January 2026 16:05 WIB
Bupati: Pemkab Barsel senantiasa buka ruang kemitraan konstruktif dengan insan pers
17 December 2025 15:53 WIB