Dua kecamatan di Seruyan jadi prioritas Operasi Zebra Telabang
Selasa, 30 Oktober 2018 13:27 WIB
Bupati Seruyan Yulhaidir (kanan) bersama Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting (kiri) saat meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung selama gelar Operasi Zebra Telabang tahun 2018, Kuala Pembuang, (30/10/2018). (Foto Istimewa)
Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Dua kecamatan yang ada di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menjadi prioritas pada gelar Operasi Zebra Telabang 2018 karena memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
"Simpang Bangkal, Kecamatan Danau Sembuluh dan sejumlah titik di Kecamatan Hanau merupakan daerah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, dua daerah ini kami prioritaskan," kata Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting di Kuala Pembuang, Selasa.
Kendati dua kecamatan dianggap sebagai daerah rawan lakalantas dan menjadi prioritas, namun operasi yang berlangsung selama 14 hari kedepan dilakukan secara merata di wilayah Seruyan, termasuk ibukota kabupaten yaitu Kuala Pembuang.
Hal itu ia ungkapkan usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Tahun 2018 di halaman Mapolres Seruyan. Kegiatan ini selain diikuti oleh anggota kepolisian, juga dihadiri Bupati Seruyan Yulhaidir serta unsur FKPD.
Menurutnya tingkat pelanggaran lalu lintas di Seruyan masih cukup rendah, hanya saja jelang akhir tahun 2018 ini tingkat kecelakaan lalu lintas perlahan mengalami peningkatan.
Masyarakat pengguna jalan diminta berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang sudah terpasang, sehingga potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan menjadi seminim mungkin.
"Pada Operasi Zebra Telabang 2018 ini kami menekankan sejumlah hal yang menjadi prioritas bagi pengendara untuk mencegah kecelakaan lalu lintas," ujarnya menjelaskan kepada awak media.
Prioritas ini meliputi batas kecepatan maksimal, penggunaan helm SNI, penggunaan sabuk pengaman, berkendaraan tidak dalam pengaruh alkohol, penggunaan handphone di jalan, melawan arus lalu lintas, melanggar rambu hingga muatan berlebih.
Pada Operasi Zebra Telabang tahun 2018 yang berlangsung sejak 30 Oktober hingga 12 November mendatang, ada sebanyak 22 anggota satuan lalu lintas yang diturunkan serta didukung instansi terkait seperti Dinas Perhubungan.
Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, masyarakat pengguna jalan harus berhati-hati saat berkendara dan meningkatkan kesadarannya agar tertib berlalu lintas, baik saat ada polisi maupun tidak.
"Patuh berlalu lintas tidak hanya dilakukan untuk menghindari tilang, namun tujuan utamanya adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.
Masyarakat diharapkan dapat memberi dukungan penuh kepada aparat selama pelaksanaan Operasi Zebra Telabang tahun 2018 agar berjalan sukses dan lancar, baik di wilayah ibukota kabupaten maupun kecamatan.
"Simpang Bangkal, Kecamatan Danau Sembuluh dan sejumlah titik di Kecamatan Hanau merupakan daerah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk itu, dua daerah ini kami prioritaskan," kata Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting di Kuala Pembuang, Selasa.
Kendati dua kecamatan dianggap sebagai daerah rawan lakalantas dan menjadi prioritas, namun operasi yang berlangsung selama 14 hari kedepan dilakukan secara merata di wilayah Seruyan, termasuk ibukota kabupaten yaitu Kuala Pembuang.
Hal itu ia ungkapkan usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Tahun 2018 di halaman Mapolres Seruyan. Kegiatan ini selain diikuti oleh anggota kepolisian, juga dihadiri Bupati Seruyan Yulhaidir serta unsur FKPD.
Menurutnya tingkat pelanggaran lalu lintas di Seruyan masih cukup rendah, hanya saja jelang akhir tahun 2018 ini tingkat kecelakaan lalu lintas perlahan mengalami peningkatan.
Masyarakat pengguna jalan diminta berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang sudah terpasang, sehingga potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan menjadi seminim mungkin.
"Pada Operasi Zebra Telabang 2018 ini kami menekankan sejumlah hal yang menjadi prioritas bagi pengendara untuk mencegah kecelakaan lalu lintas," ujarnya menjelaskan kepada awak media.
Prioritas ini meliputi batas kecepatan maksimal, penggunaan helm SNI, penggunaan sabuk pengaman, berkendaraan tidak dalam pengaruh alkohol, penggunaan handphone di jalan, melawan arus lalu lintas, melanggar rambu hingga muatan berlebih.
Pada Operasi Zebra Telabang tahun 2018 yang berlangsung sejak 30 Oktober hingga 12 November mendatang, ada sebanyak 22 anggota satuan lalu lintas yang diturunkan serta didukung instansi terkait seperti Dinas Perhubungan.
Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, masyarakat pengguna jalan harus berhati-hati saat berkendara dan meningkatkan kesadarannya agar tertib berlalu lintas, baik saat ada polisi maupun tidak.
"Patuh berlalu lintas tidak hanya dilakukan untuk menghindari tilang, namun tujuan utamanya adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.
Masyarakat diharapkan dapat memberi dukungan penuh kepada aparat selama pelaksanaan Operasi Zebra Telabang tahun 2018 agar berjalan sukses dan lancar, baik di wilayah ibukota kabupaten maupun kecamatan.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025