Jenis kanker yang disebabkan minuman manis
Jumat, 25 Januari 2019 13:11 WIB
Ilustrasi kanker (shutterstock)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Para ahli kesehatan menyarankan anda mengkonsumsi minuman manis kurang dari tiga kaleng per minggu, karena konsumsi berlebihan salah satu jenis minuman itu bisa memicu kanker.
Hal ini diungkapkan dalam studi terbaru para peneliti dari LSU Health New Orleans.
Mereka menemukan efek konsumsi gula dari minuman manis berhubungan dengan kanker dan usia seseorang. Untuk sampai pada temuan itu, para peneliti mengumpulkan data yang berfokus pada konsumsi soda, minuman rasa buah-buahan, jus buah kemasan, minuman olahraga, minuman berenergi, teh manis, kopi dan lainnya, dari 22.182 orang dewasa.
Mereka juga melihat riwayat kanker para partisipan, kebiasaan merokok, status obesitas dan karakteristik demografis seperti usia, gender, ras, level pendidikan dan rasio pendapatan.
Baca juga: Kurangi lemak hati dengan batasi konsumsi minuman berpemanis
"Objek studi adalah faktor risiko konsumsi gula (dari minuman-minuman manis) di antara survivor kanker dan mereka yang tak didiagnosa menderita kanker," ujar profesor kesehatan masyarakat dari LSU Health New Orleans, Melinda Sothern.
Dia mengatakan, belum lama ini sebuah bukti menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi minuman manis dan risiko munculnya kanker pankreas dan leher rahim begitu juga dengan risiko kanker usus dan kematian di antara para survivor kanker.
Dalam kesempatan berbeda, asisten profesor sekaligus pimpinan studi, Tung-Sung Tseng mencatat bahwa orang-orang yang tak peduli dengan asupan gula, cenderung mengkonsumsi berbagai tipe minuman manis. Padahal, asosiasi jantung di Amerika hanya merekomendasikan seseorang orang mengkonsumsi soda, misalnya, kurang dari tiga kaleng (berukuran 12 ons) per minggunya. Demikian seperti dilansir Medical Daily.
Baca juga: Pola hidup sehat mampu cegah 43 persen kanker
Baca juga: Pertahankan hidup dengan deteksi dini kanker usus
Baca juga: Cegah kanker Anda melaui terapi ini
Hal ini diungkapkan dalam studi terbaru para peneliti dari LSU Health New Orleans.
Mereka menemukan efek konsumsi gula dari minuman manis berhubungan dengan kanker dan usia seseorang. Untuk sampai pada temuan itu, para peneliti mengumpulkan data yang berfokus pada konsumsi soda, minuman rasa buah-buahan, jus buah kemasan, minuman olahraga, minuman berenergi, teh manis, kopi dan lainnya, dari 22.182 orang dewasa.
Mereka juga melihat riwayat kanker para partisipan, kebiasaan merokok, status obesitas dan karakteristik demografis seperti usia, gender, ras, level pendidikan dan rasio pendapatan.
Baca juga: Kurangi lemak hati dengan batasi konsumsi minuman berpemanis
"Objek studi adalah faktor risiko konsumsi gula (dari minuman-minuman manis) di antara survivor kanker dan mereka yang tak didiagnosa menderita kanker," ujar profesor kesehatan masyarakat dari LSU Health New Orleans, Melinda Sothern.
Dia mengatakan, belum lama ini sebuah bukti menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi minuman manis dan risiko munculnya kanker pankreas dan leher rahim begitu juga dengan risiko kanker usus dan kematian di antara para survivor kanker.
Dalam kesempatan berbeda, asisten profesor sekaligus pimpinan studi, Tung-Sung Tseng mencatat bahwa orang-orang yang tak peduli dengan asupan gula, cenderung mengkonsumsi berbagai tipe minuman manis. Padahal, asosiasi jantung di Amerika hanya merekomendasikan seseorang orang mengkonsumsi soda, misalnya, kurang dari tiga kaleng (berukuran 12 ons) per minggunya. Demikian seperti dilansir Medical Daily.
Baca juga: Pola hidup sehat mampu cegah 43 persen kanker
Baca juga: Pertahankan hidup dengan deteksi dini kanker usus
Baca juga: Cegah kanker Anda melaui terapi ini
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bea Cukai musnahkan 227.436 batang rokok dan 368,25 liter minuman keras ilegal
03 December 2025 11:44 WIB
Selama masa kehamilan, ada jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari
27 November 2025 11:26 WIB
Cegah masalah keracunan, DPRD Kalteng minta perkuat pengawasan makanan dan minuman
24 March 2025 12:09 WIB
DPRD Mura minta pengawasan ketat makanan dan minuman jelang Ramadan dan Idul Fitri
27 February 2025 11:27 WIB