Jakarta (ANTARA) - Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah yang belakangan menjadi sorotan, salah satunya karena membantu Deddy Corbuzier menjadi mualaf, ternyata punya ciri unik yang membedakannya dari kebanyakan pendakwah.

Hal yang cukup identik dengan dirinya, kacamata hitam, rambut gondrongnya bak penyuka gaya musisi rock, ditambah blangkon yang juga berwarna hitam.

Pria yang mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta pada tahun 2011 itu seringkali mengenakan kacamata hitam dalam berbagai aktivitasnya. Saat mengislamkan Deddy hari ini di Sleman misalnya.

Saat berdakwah di berbagai lokasi, Miftah juga kerap mengenakan penutup kepala khas Jawa atau blangkon berwarna hitam, antara lain saat berdakwah di Blora, Lombok Timur dan Yogyakarta.

Dari berbagai unggahan di laman Instagramnya, dia juga tampak memanjangkan rambutnya hingga ke bahunya.

Tak melulu gaya berbusana, Miftah juga dikenal melalui gaya dakwah yang unik. Bukan di pengajian kaum ibu atau bapak, dia berdakwah di hadapan para pekerja seks komersial dan preman di Sarkem (Pasar Kembang) atau dikenal sebagai lokalisasi di Yogyakarta dan klub malam.

 

Bukan hanya di Yogyakarta, tempat hiburan di Bali juga jadi sasaran Miftah, salah satunya klub malam Boshe VVIP pada September 2018. Dalam sebuah video yang dia unggah, tampak puluhan PSK duduk mendengarkan solawat yang dia ucapkan.

 

Dakwah Miftah di dunia malam rupayanya mencuri perhatian pihak yang ingin masuk Islam. Seorang pria asal Bekasi, Photie Tiarto Chan salah satunya.

"Berkeinginan menjadi islam karena terinspirasi dari dakwah saya di dunia malam ditambah melihat youtube sy dg bro @mastercorbuzier. Dan ini sdh org yg kesekian kalinya, alhamdulillah," ungkap Miftah pada 7 April 2019.

 
Hari ini, dia membantu Deddy Corbuzier melafalkan dua kalimat syahadat. Dalam sebuah wawancara, Gus Miftah mengatakan Deddy sudah mempelajari Islam sejak delapan bulan lalu.

Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024