Kedisiplinan guru dan tenaga kesehatan di desa jadi perhatian Pemkab Seruyan
Rabu, 23 Oktober 2019 6:12 WIB
Bupati Seruyan Yulhaidir. (ANTARA/Noor)
Kuala Pembuang (ANTARA) - Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Yulhaidir menyampaikan bahwa keberadaan para guru dan tenaga kesehatan di wilayah pelosok desa akan dimonitor dan evaluasi.
"Mereka yang terbukti tidak aktif atau sering tak masuk kerja, maka akan kami tahan gajinya. Bahkan saya dengar ada yang bertahun-tahun tak masuk kerja," tegasnya di Kuala Pembuang, Selasa.
Yulhaidir menjelaskan, jika pihaknya belum mengetahui secara pasti keadaannya di desa. Namun pihaknya berjanji akan segera memeriksanya.
Kalau memang 25 hari atau lebih tidak masuk kerja, maka bisa diberhentikan. Apalagi saat ini masih banyak orang-orang yang mau menjadi pegawai negeri sipil maupun honorer.
"Banyak laporan masuk kepada saya, utamanya pada bagian hulu Seruyan. Makanya kepala desa dan perangkatnya harus aktif memonitor tenaga kesehatan maupun guru yang bertugas," terangnya.
Ia menambahkan kalau memang pelanggaran itu terjadi, minimal akan pihaknya berikan surat peringatan maupun sanksi lainnya sesuai aturan yang berlaku.
"Sangat disayangkan sekali kalau uang negara kita bayarkan untuk orang yang tidak bekerja," pungkasnya.
"Mereka yang terbukti tidak aktif atau sering tak masuk kerja, maka akan kami tahan gajinya. Bahkan saya dengar ada yang bertahun-tahun tak masuk kerja," tegasnya di Kuala Pembuang, Selasa.
Yulhaidir menjelaskan, jika pihaknya belum mengetahui secara pasti keadaannya di desa. Namun pihaknya berjanji akan segera memeriksanya.
Kalau memang 25 hari atau lebih tidak masuk kerja, maka bisa diberhentikan. Apalagi saat ini masih banyak orang-orang yang mau menjadi pegawai negeri sipil maupun honorer.
"Banyak laporan masuk kepada saya, utamanya pada bagian hulu Seruyan. Makanya kepala desa dan perangkatnya harus aktif memonitor tenaga kesehatan maupun guru yang bertugas," terangnya.
Ia menambahkan kalau memang pelanggaran itu terjadi, minimal akan pihaknya berikan surat peringatan maupun sanksi lainnya sesuai aturan yang berlaku.
"Sangat disayangkan sekali kalau uang negara kita bayarkan untuk orang yang tidak bekerja," pungkasnya.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat/Noor
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025