Semua karyawan Google di Amerika diminta kerja dari rumah
Rabu, 11 Maret 2020 12:24 WIB
Ilustrasi logo Google (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Alphabet, induk perusahaan Google, merekomendasikan semua karyawan di Amerika Utara untuk bekerja dari rumah jika pekerjaan mereka memungkinkan untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona, menurut raksasa mesin pencari itu, Selasa (10/3).
Rekomendasi baru tersebut merupakan perluasan dari pedoman serupa yang diberikan kepada karyawan di wilayah San Francisco Bay, Reuters melaporkan.
Sebagian besar perusahaan sejauh ini memberikan opsi kerja dari rumah untuk wilayah tertentu di Amerika Serikat.
Baca juga: John Legend dikabarkan berhenti jadi 'asisten' Google
Google dilaporkan mengirim memo kepada puluhan ribu karyawannya di Amerika Utara, merekomendasikan mereka untuk bekerja dari jarak jauh hingga setidaknya 10 April.
Secara terpisah, juru bicara Google mengatakan Google sementara waktu melarang iklan masker di platformnya "untuk berhati-hati".
Google mengatakan sedang menyiapkan dana COVID-19, di mana semua karyawan dan vendor tidak tetap dapat mengambil uang cuti sakit jika mereka menunjukkan gejala virus tersebut atau tidak dapat datang bekerja karena dikarantina.
Baca juga: Perangi misinformasi, Apple dan Google tindak aplikasi terkait corona
Baca juga: Google Cloud Region Jakarta segera hadir
Baca juga: Acara pengembangan Google I/O dibatalkan
Rekomendasi baru tersebut merupakan perluasan dari pedoman serupa yang diberikan kepada karyawan di wilayah San Francisco Bay, Reuters melaporkan.
Sebagian besar perusahaan sejauh ini memberikan opsi kerja dari rumah untuk wilayah tertentu di Amerika Serikat.
Baca juga: John Legend dikabarkan berhenti jadi 'asisten' Google
Google dilaporkan mengirim memo kepada puluhan ribu karyawannya di Amerika Utara, merekomendasikan mereka untuk bekerja dari jarak jauh hingga setidaknya 10 April.
Secara terpisah, juru bicara Google mengatakan Google sementara waktu melarang iklan masker di platformnya "untuk berhati-hati".
Google mengatakan sedang menyiapkan dana COVID-19, di mana semua karyawan dan vendor tidak tetap dapat mengambil uang cuti sakit jika mereka menunjukkan gejala virus tersebut atau tidak dapat datang bekerja karena dikarantina.
Baca juga: Perangi misinformasi, Apple dan Google tindak aplikasi terkait corona
Baca juga: Google Cloud Region Jakarta segera hadir
Baca juga: Acara pengembangan Google I/O dibatalkan
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sigit K Yunianto: Peringatan Maulid Nabi Muhammad jadi seruan kedamaian bangsa
11 September 2025 12:49 WIB
Dinkes Kotim tegaskan perusahaan wajib daftarkan kepesertaan BPJS Kesehatan karyawan
18 July 2025 17:50 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Delonix Hotel terapkan prinsip keberlanjutan berbasis sains dari EarthCheck
15 February 2026 9:38 WIB
Nothing Phone 4a ungkap bocoran kapasitas memori dan pilihan warna terbaru
13 February 2026 20:38 WIB