Ketua DPRD Palangka Raya minta pemkot segera bagikan beras Kemensos RI
Minggu, 19 April 2020 4:20 WIB
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto (ANTARA/Rendhik Andika)
Palangka Raya (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Sigit K Yunianto meminta pemerintah kota setempat, segera mendistribusikan 100 ton beras milik Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dititipkan kepada pemerintah daerah.
"Saya berharap pemkot segera mendistribusikan cadangan beras pemerintah milik Kemensos RI kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. Berasnya itu berjumlah 100 ton yang rencannya akan disalurkan ke masyarakat," katanya di Palangka Raya, Sabtu.
Orang nomor satu di lembaga DPRD Palangka Raya tersebut mengharapkan, pemerintah dalam menindaklanjuti persoalan seperti ini jangan sampai memperlambat bantuan tersebut untuk disalurkan.
Tak hanya itu, selain program 100 ton beras cadangan milik Kemensos yang berada di setiap kabupaten kota itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga memiliki jatah sebanyak 200 ton beras.
"Beras tersebut alangkah baiknya segera didistribusikan kepada masyarakat, agar mereka yang terdampak wabah terbantu. Selama ini perekonomian mereka terganggu akibat wabah yang membahayakan itu tak kunjung berakhir," ucapnya.
Ditegaskan Sigit, pemerintah pusat yang banyak mengucurkan bantuan dari berbagai hal ke setiap daerah yang terdampak COVID-19, agar segera ditindaklanjuti ke masyarakat.
Jangan sampai bantuan-bantuan tersebut menumpuk dan tidak dikucurkan, sehingga masyarakat yang dengan kondisi sekarang benar-benar ingin memanfaatkan bantuan tersebut menjadi tambah kesulitan.
"Semoga dalam waktu dekat ini bantuan dari pemerintah pusat segera disalurkan, sehingga masyarakat kita bisa menikmati bantuan dari pemerintah dan bertahan selama kondisi seperti ini," ungkapnya.
Berdarkan informasi yang dihimpun di lapangan, beberapa waktu lalu pemkot bekerja sama dengan kepolisian setempat, melaksanakan penyemprotan pada permukiman warga, jalan raya, serta menjaga jalur perbatasan.
Hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai COVID-19 di Palangka Raya yang setiap beberapa harinya pasien yang dinyatakan positif COVID-19 selalu bertambah. Tak hanya itu, pemerintah setempat juga mewajibkan masyarakat di luar rumah menggunakan masker.
"Saya berharap pemkot segera mendistribusikan cadangan beras pemerintah milik Kemensos RI kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. Berasnya itu berjumlah 100 ton yang rencannya akan disalurkan ke masyarakat," katanya di Palangka Raya, Sabtu.
Orang nomor satu di lembaga DPRD Palangka Raya tersebut mengharapkan, pemerintah dalam menindaklanjuti persoalan seperti ini jangan sampai memperlambat bantuan tersebut untuk disalurkan.
Tak hanya itu, selain program 100 ton beras cadangan milik Kemensos yang berada di setiap kabupaten kota itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga memiliki jatah sebanyak 200 ton beras.
"Beras tersebut alangkah baiknya segera didistribusikan kepada masyarakat, agar mereka yang terdampak wabah terbantu. Selama ini perekonomian mereka terganggu akibat wabah yang membahayakan itu tak kunjung berakhir," ucapnya.
Ditegaskan Sigit, pemerintah pusat yang banyak mengucurkan bantuan dari berbagai hal ke setiap daerah yang terdampak COVID-19, agar segera ditindaklanjuti ke masyarakat.
Jangan sampai bantuan-bantuan tersebut menumpuk dan tidak dikucurkan, sehingga masyarakat yang dengan kondisi sekarang benar-benar ingin memanfaatkan bantuan tersebut menjadi tambah kesulitan.
"Semoga dalam waktu dekat ini bantuan dari pemerintah pusat segera disalurkan, sehingga masyarakat kita bisa menikmati bantuan dari pemerintah dan bertahan selama kondisi seperti ini," ungkapnya.
Berdarkan informasi yang dihimpun di lapangan, beberapa waktu lalu pemkot bekerja sama dengan kepolisian setempat, melaksanakan penyemprotan pada permukiman warga, jalan raya, serta menjaga jalur perbatasan.
Hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai COVID-19 di Palangka Raya yang setiap beberapa harinya pasien yang dinyatakan positif COVID-19 selalu bertambah. Tak hanya itu, pemerintah setempat juga mewajibkan masyarakat di luar rumah menggunakan masker.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kalteng ringkus dua tersangka pengedar dengan 3 kg sabu dan 400 ekstasi
16 April 2026 6:30 WIB
Dosen UMPR jadi pemateri pelatihan penilai RPL di Universitas Kutai Kartanegara
15 April 2026 22:32 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Pemkot Palangka Raya perkuat peran mahasiswa pada pembangunan lewat SP4N LAPOR
15 April 2026 15:17 WIB
Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Palangka Raya jamin kualitas layanan program JKN di Faskes
13 April 2026 19:13 WIB