Dikabarkan hilang diterjang gelombong, 4 pencari ikan ditemukan meninggal
Senin, 11 Mei 2020 22:38 WIB
Evakuasi korban tenggelam di Pantai Gua Manik Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang ditemukan meninggal dunia, Minggu (10/5/2020). ANTARA/HO-BPBD Jepara/am.
Jepara (ANTARA) - Empat pencari ikan yang sebelumnya dikabarkan hilang karena diterjang gelombang laut setelah bersama teman-temannya mencari ikan di Pantai Gua Manik Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Menurut Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdianto di Jepara, Senin, dari lima pencari ikan yang diterjang ombak pada Sabtu (9/5), satu ditemukan selamat dan empat sempat hilang.
Kemudian, lanjut dia, setelah dilakukan pencarian, akhirnya pada Minggu (10/5) ditemukan tiga korban dalam kondisi meninggal dunia.
"Masing-masing korban ditemukan pagi, siang dan sore hari," ujarnya.
Ketiga korban tersebut, yakni Sutrisno (35), Sumantri (35) dan Eko (45) sama-sama warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorjo, Jepara, ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian meskipun ketiganya berada di lokasi berbeda-beda.
Sementara korban terakhir, yakni Susanto (27) yang juga warga Desa Banyumanis ditemukan hari Senin ini (11/5) pukul 09.00 WIB di Perairan Banyu Towo Kabupaten Pati dengna jarak dari tempat kejadian perkara antara 5-6 mil.
"Korban ditemukan oleh nelayan setempat," ujarnya.
Peristiwa nahas tersebut, berawal ketika lima korban mencari ikan menggunakan jaring menuju di tengah laut.
Saat menjaring terjadi ombak kurang lebih 1 meter, kemudian pada pukul 16.00 WIB ombak bertambah besar yang mengakibatkan lima orang terbawa ombak dan tenggelam.
Siswohadi yang merupakan saksi yang kebetulan berada di tepi pantai, melaporkan kejadian tersebut ke Koramil Donorojo, dan selanjutnya satu korban bernama Andika berhasil diselamatkan warga setempat di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai dengan kedalaman air kurang lebih 130 sentimeter.
Menurut Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdianto di Jepara, Senin, dari lima pencari ikan yang diterjang ombak pada Sabtu (9/5), satu ditemukan selamat dan empat sempat hilang.
Kemudian, lanjut dia, setelah dilakukan pencarian, akhirnya pada Minggu (10/5) ditemukan tiga korban dalam kondisi meninggal dunia.
"Masing-masing korban ditemukan pagi, siang dan sore hari," ujarnya.
Ketiga korban tersebut, yakni Sutrisno (35), Sumantri (35) dan Eko (45) sama-sama warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorjo, Jepara, ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian meskipun ketiganya berada di lokasi berbeda-beda.
Sementara korban terakhir, yakni Susanto (27) yang juga warga Desa Banyumanis ditemukan hari Senin ini (11/5) pukul 09.00 WIB di Perairan Banyu Towo Kabupaten Pati dengna jarak dari tempat kejadian perkara antara 5-6 mil.
"Korban ditemukan oleh nelayan setempat," ujarnya.
Peristiwa nahas tersebut, berawal ketika lima korban mencari ikan menggunakan jaring menuju di tengah laut.
Saat menjaring terjadi ombak kurang lebih 1 meter, kemudian pada pukul 16.00 WIB ombak bertambah besar yang mengakibatkan lima orang terbawa ombak dan tenggelam.
Siswohadi yang merupakan saksi yang kebetulan berada di tepi pantai, melaporkan kejadian tersebut ke Koramil Donorojo, dan selanjutnya satu korban bernama Andika berhasil diselamatkan warga setempat di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai dengan kedalaman air kurang lebih 130 sentimeter.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disnakertrans Kalteng fasilitasi masyarakat akses ratusan lowongan kerja
29 April 2025 0:16 WIB, 2025
Kini warga Suriah pencari suaka di Jerman miliki kesempatan kembali ke negaranya
10 December 2024 10:15 WIB, 2024
Disnakertrans Kotim perbanyak pelatihan bantu tingkatkan kompetensi pencari kerja
03 March 2024 16:13 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB