Seekor bayi gajah lahir diberi nama Covid
Senin, 18 Mei 2020 5:27 WIB
Seekor bayi gajah pejantan bernama Covid di Taman Safari Indonesia (TSI) Kawasan Puncak Cisarua Kabupaten Bogor Jawa Barat. (ANTARA/HO-TSI Bogor)
Cisarua, Bogor (ANTARA) - Seekor bayi gajah pejantan di Taman Safari Indonesia (TSI) Kawasan Puncak Cisarua Kabupaten Bogor Jawa Barat diberi nama Covid karena lahir di tengah pandemi virus corona jenis baru (COVID-19).
"Gajah yang diberi nama Covid ini lahir dari induk betina bernama Nina berusia 46 tahun, sedangkan gajah pejantannya bernama Kodir diperkirakan usianya 44 tahun. Keduanya berasal dari Riau," ujar salah seorang "keeper" di TSI Bogor, Sodik, di Bogor, Minggu.
Ia menyebutkan satwa dengan nama latin Elephas maximus sumatranus itu, lahir pada Selasa (28/4), pukul 02.25 WIB, sedangkan ari-arinya sudah terpantau keluar dari induknya sekitar pukul 04.13 WIB.
"Covid dalam keadaan kondisi sehat dan lincah, tingkahnya sangat menggemaskan. Sesekali nampak Covid mendekati mendekati induknya," kata dia.
Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang menyebutkan kelahiran Covid menambah populasi gajah di TSI Bogor menjadi 51 ekor.
"Keberhasilan dalam pengembangbiakan satwa melalui program konservasi saat ini bukan hanya kelahiran mamalia besar saja, tetapi ada beberapa satwa yang berhasil berkembangbiak, di antaranya burung kasturi raja yang tergolong langka," ujarnya.
Namun, kata dia, penutupan TSI Bogor dampak pandemi COVID-19 berimbas tidak adanya pemasukan dari pengunjung.
Oleh karena itu, pihaknya terpaksa melakukan langkah penghematan dalam memberikan perawatan satwa.
Ia menyebutkan Taman Safari Bogor terbuka dalam menerima bantuan atau donasi dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para pencinta satwa yang ingin membantu program konservasi satwa.
"Gajah yang diberi nama Covid ini lahir dari induk betina bernama Nina berusia 46 tahun, sedangkan gajah pejantannya bernama Kodir diperkirakan usianya 44 tahun. Keduanya berasal dari Riau," ujar salah seorang "keeper" di TSI Bogor, Sodik, di Bogor, Minggu.
Ia menyebutkan satwa dengan nama latin Elephas maximus sumatranus itu, lahir pada Selasa (28/4), pukul 02.25 WIB, sedangkan ari-arinya sudah terpantau keluar dari induknya sekitar pukul 04.13 WIB.
"Covid dalam keadaan kondisi sehat dan lincah, tingkahnya sangat menggemaskan. Sesekali nampak Covid mendekati mendekati induknya," kata dia.
Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang menyebutkan kelahiran Covid menambah populasi gajah di TSI Bogor menjadi 51 ekor.
"Keberhasilan dalam pengembangbiakan satwa melalui program konservasi saat ini bukan hanya kelahiran mamalia besar saja, tetapi ada beberapa satwa yang berhasil berkembangbiak, di antaranya burung kasturi raja yang tergolong langka," ujarnya.
Namun, kata dia, penutupan TSI Bogor dampak pandemi COVID-19 berimbas tidak adanya pemasukan dari pengunjung.
Oleh karena itu, pihaknya terpaksa melakukan langkah penghematan dalam memberikan perawatan satwa.
Ia menyebutkan Taman Safari Bogor terbuka dalam menerima bantuan atau donasi dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para pencinta satwa yang ingin membantu program konservasi satwa.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Marshanda ceritakan perbedaan dirinya dengan peran dia di 'Induk Gajah 2'
31 July 2024 8:36 WIB, 2024
Diduga diracuni untuk diambil gadingnya, seekor gajah ditemukan mati
11 January 2024 23:27 WIB, 2024
China merilis proyek film dokumenter tentang petualangan gajah Asia
17 November 2023 11:51 WIB, 2023
Optimalkan pembangunan, Pemprov Kalteng-UGM kolaborasi siapkan SDM dan kajian riset
04 November 2023 6:51 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB