Tips agar ketupat tidak mudah basi
Jumat, 22 Mei 2020 17:13 WIB
Ilustrasi-Perajin menganyam kulit ketupat dari bahan daun nipah di kawasan 3 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (15/5/2020). ANTARA FOTO/Feny Selly/wsj. (ANTARA FOTO/FENY SELLY)
Jakarta (ANTARA) - Lebaran sebentar lagi dan salah satu hidangan yang identik di Hari Raya ini, ketupat. Tahun 2020, di tengah pandemi COVID-19 mungkin sebagian orang masih ingin tetap menghidangkan makanan yang berbahan dasar beras itu di atas meja, walau lauk pauknya lebih sederhana.
Hanya saja, ada kendala yang biasanya dihadapi yakni hidangan ketupat yang mudah basi padahal baru beberapa jam sejak disajikan. Lalu bagaimana caranya agar ketupat Anda bisa awet tanpa harus memasukkan bahan pengawet?
"Pertama daun ketupat dicuci yang bersih, beras yang akan digunakan harus dicuci dengan bersih dan rendam 1 jam dengan memberi garam secukupnya, setelah direndam tiriskan," kata Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Bahran dalam diskusi media via daring belum lama ini.
Baca juga: Tips membuat bingkisan Lebaran kreatif untuk masa pandemi
Kemudian, masukkan beras ke dalam cangkang atau daun ketupat lalu rebus. Anda bisa memasukkan daun pandan, daun sereh, daun salam ke dalam air rebusan ketupat dan garam secukupnya.
"Pasti akan mendapatkan ketupat enak wangi dan tidak mudah basi," tutur Bahran.
Untuk hidangan pendamping ketupat, biasanya didominasi yang menggunakan santan seperti gulai sapi atau opor ayam. Agar tak takut kalap dan lebih menyehatkan, Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak atau hidangan opor diganti dengan soto ayam.
"Kalau kekeuh mau menyantap yang ada santannya seperti rendang dan gulai, jangan lupa minumnya teh hangat, dan jangan lupa jus ketimun dengan daun mint. Ingat berhenti makan sebelum kenyang insha Allah sehat," demikian pesan Chef Bahran.
Baca juga: Idul Fitri di rumah tetap seru dengan lakukan hal ini
Baca juga: Cara membuat 'cookies' yang aman untuk penyandang diabetes
Baca juga: Deretan kue dan camilan lebaran yang membuat nostalgia
Hanya saja, ada kendala yang biasanya dihadapi yakni hidangan ketupat yang mudah basi padahal baru beberapa jam sejak disajikan. Lalu bagaimana caranya agar ketupat Anda bisa awet tanpa harus memasukkan bahan pengawet?
"Pertama daun ketupat dicuci yang bersih, beras yang akan digunakan harus dicuci dengan bersih dan rendam 1 jam dengan memberi garam secukupnya, setelah direndam tiriskan," kata Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Bahran dalam diskusi media via daring belum lama ini.
Baca juga: Tips membuat bingkisan Lebaran kreatif untuk masa pandemi
Kemudian, masukkan beras ke dalam cangkang atau daun ketupat lalu rebus. Anda bisa memasukkan daun pandan, daun sereh, daun salam ke dalam air rebusan ketupat dan garam secukupnya.
"Pasti akan mendapatkan ketupat enak wangi dan tidak mudah basi," tutur Bahran.
Untuk hidangan pendamping ketupat, biasanya didominasi yang menggunakan santan seperti gulai sapi atau opor ayam. Agar tak takut kalap dan lebih menyehatkan, Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak atau hidangan opor diganti dengan soto ayam.
"Kalau kekeuh mau menyantap yang ada santannya seperti rendang dan gulai, jangan lupa minumnya teh hangat, dan jangan lupa jus ketimun dengan daun mint. Ingat berhenti makan sebelum kenyang insha Allah sehat," demikian pesan Chef Bahran.
Baca juga: Idul Fitri di rumah tetap seru dengan lakukan hal ini
Baca juga: Cara membuat 'cookies' yang aman untuk penyandang diabetes
Baca juga: Deretan kue dan camilan lebaran yang membuat nostalgia
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ludes terjual, 178.897 tiket kereta api dari Jakarta disapu pemudik Lebaran
02 February 2026 21:39 WIB
Zaskia Sungkar perkenalkan koleksi busana "Imperial Reverie" edisi Lebaran
01 February 2026 11:52 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Ayam Dalam Bambu jadi menu andalan NEO Palma Palangka Raya sambut Ramadhan
11 February 2026 9:46 WIB
Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya hadirkan 'Warisan Nusantara' selama Ramadhan
10 February 2026 17:45 WIB
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB