Palangka Raya (ANTARA) - Seorang pelajar di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang sedang menggunakan sepeda motor, tewas seketika setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut Km 13, akibat mengalami luka parah di bagian kaki.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya AKP Anang Hardianto, Selasa, mengatakan korban yang menggunakan kendaraan Yamaha Force 1 dengan Nopol KH 3560 BB bernama Wijaya (21) warga Jalan Mahir Mahar dan berboncengan dengan Atong warga Jalan Hiu Putih yang tidak lain adalah rekannya.

"Peristiwa itu terjadi Senin (22/6/2020) siang dan kasus ini juga sudah ditangani oleh Satlantas Polresta Palangka Raya," kata Anang Hardianto di Palangka Raya.

Anang menegaskan, dalam kejadian itu kaki korban yang mengalami luka parah tersebut akibat terlindas sebuah mobil Toyota Calya bernopol KH 1564 JD yang dikemudikan seorang warga asal Kabupaten Katingan berinisial H.

Kepolisian sempat kebingungan setelah mencari H sang sopir mobil Calya tersebut, karena ketika anggota Satlantas datang ke lokasi kejadian, H tidak ada ditempat dan menyerahkan diri ke kantor Mapolda Kalteng, diduga lantaran takut diamuk massa serta lain sebagainya usai kejadian tersebut.

"Kini H sudah diamankan oleh penyidik dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai peristiwa maut tersebut," katanya.

Perwira Polri berpangkat balok tiga tersebut menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan tersebut korban bersama rekannya itu hendak pergi mincing dan menuju arah ke Tangkiling. Sesampainya di Jalan Tjilik Riwut Km 13 bermaksud hendak menyalip mobil pikap yang ada di depannya.

Selanjutnya, pada saat mendahului motor yang dikendarainya itu menyenggol mobil pikap dan membuat korban bersama rekannya itu terpental ke sisi kanan. Pada saat bersamaan meluncur mobil Toyota Calya hingga tak sempat menghindar dan langsung melindas bagian paha korban yang berada di tengah aspal.

Akibat kejadian itu korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan rekannya saat itu mengalami luka serius dan kini harus menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Palangka Raya.

Baca juga: Pelaku usaha harus bisa beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19

"Jadi sebelum terjatuh, korban menyenggol pikap dan saat bersamaan muncul mobil dan menabrak. Jadi itu di jalur mobil, sementara korban sepertinya mau memancing karena ditemukan alat pancing di motornya,” ungkap dia.

Ditambahkan Kasat Lantas, sebelum meninggalkan lokasi kejadian H juga sempat mengevakuasi korban sekitar 10-20 menit. Sampai akhirnya yang bersangkutan tidak mengetahui secara luas mengenai wilayah kota Palangka Raya itu mengamankan diri ke Mapolda Kalteng.

"Pengemudi mobil bukan kabur, karena setelah kejadian sempat membantu korban, makanya takut di amuk massa dia menyelamatkan diri ke Mapolda Kalteng sembari menyelamatkan dirinya. Setelah kejadian itu korban juga langsung diserahkan ke Mapolresta Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan mengenai peristiwa tersebut," tandasnya.

Baca juga: Kebakaran asrama pesantren diduga akibat korsleting listrik

Baca juga: DPRD Palangka Raya dukung pengambilan langkah strategis tanggulangi COVID-19

Pewarta : Adi Wibowo
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024