Sampit (ANTARA) - Jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yang meninggal dunia, terus bertambah sehingga hari ini sudah sebanyak 10 orang.

"Hari ini satu lagi pasien COVID-19 yang meninggal dunia yaitu seorang perempuan berusia 38 tahun pada pukul 10.05 WIB. Pasien merupakan warga Kecamatan Mentaya Hilir Selatan," kata Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Senin.

Multazam menjelaskan, pasien yang meninggal dunia ini juga memiliki penyakit penyerta, sama seperti kebanyakan pasien COVID-19 yang meninggal sebelumnya. Namun tidak disebutkan penyakit penyerta yang sebelumnya diderita pasien, hanya saja setelah dinyatakan positif terjangkit COVID-19, kondisinya terus memburuk hingga meninggal dunia.

Jenazah telah dibawa pulang untuk dimakamkan sesuai protokol kesehatan dengan pengawasan dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Kemarin, juga ada seorang pasien COVID-19 dari kecamatan yang sama yaitu laki-laki berusia 52 tahun yang meninggal dunia.

Kondisi ini kembali menimbulkan kekhawatiran. Meski hari ini tidak ada penambahan kasus baru, namun jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia justru terus bertambah.

Hingga Senin siang, jumlah warga Kotawaringin Timur yang terjangkit COVID-19 sebanyak 373 orang, terdiri dari 337 orang sudah sembuh, 26 orang masih dirawat dan 10 orang meninggal dunia.

Baca juga: Belum semua SMP di Sampit siap melaksanakan pembelajaran tatap muka

"Pasien yang meninggal hari ini tidak ada kaitannya dengan pasien yang meninggal dunia kemarin meski sama-sama berasal dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan," kata Multazam.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur kembali mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus mematikan tersebut.

Kewaspadaan tinggi diperlukan karena hingga saat ini pandemi COVID-19 masih terjadi. Masyarakat diimbau tidak menganggap remeh, tapi tidak pula takut berlebihan. Hal terpenting adalah tetap menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Setiap warga diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, sering mencuci tangan menggunakan sabun dan tidak berkerumun. Menjaga imunitas tubuh dengan makan makanan bergizi, berolahraga dan istirahat teratur, juga sangat penting dilakukan.
 

Baca juga: Polisi tangkap tersangka perampok dan pembunuh seorang nenek di Sampit

Baca juga: Baru satu SMP di Sampit diizinkan belajar tatap muka


Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024