Baidu pertimbangkan untuk produksi mobil listrik sendiri
Rabu, 16 Desember 2020 15:35 WIB
Apollo Minibus, kendaraan otonom yang dikembangkan dari teknologi Baidu, untuk angkutan perkotaan. (ANTARA/Baidu)
Jakarta (ANTARA) - Raksasa pencarian internet China, Baidu, sedang mempertimbangkan untuk memproduksi kendaraan listrik sendiri dan telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah produsen mobil untuk kepentingan itu.
Baidu, yang juga mengembangkan teknologi penggerak otonom dan infrastruktur konektivitas internet, sedang mempertimbangkan pembuatan kontrak, kata satu dari tiga sumber sebagaimana dilaporkan Reuters, dikutip Rabu.
Ini merupakan langkah terbaru dalam perlombaan di antara perusahaan teknologi untuk mengembangkan mobil pintar.
Baca juga: Uji coba taksi tanpa supir 'Apollo Go'
Inisiatif ini akan menjadi langkah maju dari perusahaan internet seperti Tencent Holdings Ltd, Amazon.com Inc dan Alphabet Inc, yang juga telah mengembangkan teknologi terkait mobil atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan mobil pintar.
Baidu telah mengadakan pembicaraan awal--tanpa mencapai keputusan apa pun--dengan pembuat mobil termasuk Zhejiang Geely Holding Group Co Ltd, Guangzhou Automobile Group Co Ltd dan Hongqi China FAW Group Corp Ltd, tentang kemungkinan usaha, kata sumber tersebut.
Baidu menolak berkomentar. GAC mengatakan pihaknya memiliki kemitraan strategis dengan Baidu dan bahwa kerja sama lebih lanjut akan dibahas. Geely mengaku tidak paham dengan masalah tersebut. FAW tidak menanggapi permintaan komentar.
Baidu mendirikan unit penggerak otonom Apollo pada tahun 2017. Unit ini terutama memasok teknologi yang didukung oleh kecerdasan buatan dan bekerja dengan pembuat mobil seperti Geely, Volkswagen AG, Toyota Motor Corp dan Ford Motor Co.
Baidu mengoperasikan layanan taksi otonom Go Robotaxi dengan pengemudi keselamatan di dalamnya di Beijing, Changsha, dan Cangzhou, dan berencana untuk memperluas ke 30 kota dalam tiga tahun.
Perusahaan itu memperoleh persetujuan pekan lalu untuk menguji lima mobil di Beijing tanpa pengemudi.
Baca juga: Samsung dan Baidu kembangkan chip AI dan produksi secara massal awal tahun
Baca juga: Baidu Akan Gelar Roadshow 3 Kota Besar Di Indonesia
Baca juga: Baidu Kumpulkan Pengembang Android Lewat “Finding Top 50 Local Appsâ€
Baidu, yang juga mengembangkan teknologi penggerak otonom dan infrastruktur konektivitas internet, sedang mempertimbangkan pembuatan kontrak, kata satu dari tiga sumber sebagaimana dilaporkan Reuters, dikutip Rabu.
Ini merupakan langkah terbaru dalam perlombaan di antara perusahaan teknologi untuk mengembangkan mobil pintar.
Baca juga: Uji coba taksi tanpa supir 'Apollo Go'
Inisiatif ini akan menjadi langkah maju dari perusahaan internet seperti Tencent Holdings Ltd, Amazon.com Inc dan Alphabet Inc, yang juga telah mengembangkan teknologi terkait mobil atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan mobil pintar.
Baidu telah mengadakan pembicaraan awal--tanpa mencapai keputusan apa pun--dengan pembuat mobil termasuk Zhejiang Geely Holding Group Co Ltd, Guangzhou Automobile Group Co Ltd dan Hongqi China FAW Group Corp Ltd, tentang kemungkinan usaha, kata sumber tersebut.
Baidu menolak berkomentar. GAC mengatakan pihaknya memiliki kemitraan strategis dengan Baidu dan bahwa kerja sama lebih lanjut akan dibahas. Geely mengaku tidak paham dengan masalah tersebut. FAW tidak menanggapi permintaan komentar.
Baidu mendirikan unit penggerak otonom Apollo pada tahun 2017. Unit ini terutama memasok teknologi yang didukung oleh kecerdasan buatan dan bekerja dengan pembuat mobil seperti Geely, Volkswagen AG, Toyota Motor Corp dan Ford Motor Co.
Baidu mengoperasikan layanan taksi otonom Go Robotaxi dengan pengemudi keselamatan di dalamnya di Beijing, Changsha, dan Cangzhou, dan berencana untuk memperluas ke 30 kota dalam tiga tahun.
Perusahaan itu memperoleh persetujuan pekan lalu untuk menguji lima mobil di Beijing tanpa pengemudi.
Baca juga: Samsung dan Baidu kembangkan chip AI dan produksi secara massal awal tahun
Baca juga: Baidu Akan Gelar Roadshow 3 Kota Besar Di Indonesia
Baca juga: Baidu Kumpulkan Pengembang Android Lewat “Finding Top 50 Local Appsâ€
Pewarta : S026
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK amankan mobil dan 78 ribu dolar Singapura dalam penyidikan kasus Bea Cukai
16 March 2026 23:30 WIB