
UMKM terbantu platform digital terintegrasi dalam kelola manajemen keuangan

Jakarta (ANTARA) - Platform digital terintegrasi dinilai semakin memudahkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengelola operasional usaha, mulai dari penjualan, pembayaran, logistik hingga pencatatan keuangan dalam satu sistem.
Seiring hal tersebut, RUN System dan Exabytes Indonesia menjalin kemitraan strategis untuk mengintegrasikan platform manajemen keuangan Accounting+ dengan layanan website toko online milik Exabytes.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mendukung pelaku UMKM melalui ekosistem digital terintegrasi dengan menggabungkan layanan instant website dan sistem pengelolaan keuangan yang lebih komprehensif.
"UMKM saat ini butuh lebih dari sekadar hadir secara online, mereka butuh sistem yang saling terhubung agar usaha bisa berjalan rapi dan berkembang," kata Country Manager Exabytes Indonesia Urip Indra Hartawan dalam rilis pers, Rabu.
Dia mengatakan lewat kemitraan tersebut, jasa Website Toko Online Exabytes menghadirkan integrasi dengan Accounting+ sebagai solusi SaaS yang membantu mengelola keuangan, pembayaran, dan operasional usaha dalam satu platform yang mudah digunakan.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita dalam mendorong digitalisasi UMKM dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Indonesia.
Integrasi tersebut juga melengkapi ekosistem Exabytes yang telah mencakup sistem payment gateway serta manajemen logistik yang bekerja sama dengan berbagai merek di Indonesia.
Fitur yang dihadirkan dalam Accounting+ antara lain pembukuan, laporan keuangan, hingga insight bisnis yang dinilai penting namun masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh banyak pelaku UMKM.
Dengan penggabungan fitur tersebut dalam satu ekosistem, pelaku usaha dapat menyederhanakan proses operasional, mengurangi pekerjaan manual, serta mengambil keputusan bisnis berbasis data.
"Bersama Exabytes, kami menghadirkan solusi yang mengintegrasikan manajemen keuangan langsung ke dalam aktivitas operasional harian UMKM, sehingga mereka dapat menjalankan bisnis dengan lebih efisien dan terarah," ucap Corporate Secretary RUN System Aryo Ramandito.
Indonesia saat ini memiliki lebih dari 65 juta UMKM yang berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.
Di sisi lain, lebih dari 70 persen konsumen Indonesia juga cenderung mencari dan mengevaluasi bisnis secara online sebelum melakukan pembelian, sementara masih banyak UMKM menghadapi tantangan dalam mengelola berbagai tools yang terpisah antara penjualan, pembayaran, logistik, dan akuntansi.
Melalui inisiatif ini, kedua perusahaan menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan membekali UMKM dengan solusi yang relevan, terintegrasi, dan siap menghadapi persaingan di era digital.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
