Dokter sebut empeng tak selalu sebabkan gigi tonggos
Rabu, 13 Januari 2021 15:35 WIB
Ilustrasi empeng (ANTARA/Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Banyak orang tua yang khawatir gigi anaknya menjadi maju atau tonggos karena kebiasaan ngedot dan ngempeng, padahal menurut dokter spesialis ortodontik hal tersebut tidak berpengaruh signifikan.
drg. Benny Mulyono Soegiharto, M.Sc, MorthRCS, Ph.D, Sp.Ort dari Rumah Sakit Pondok Indah mengatakan penyebab gigi tonggos dipengaruhi oleh frekuensi, durasi dan intensitas kebiasaan buruk seperti menghisap jempol, ngempeng dan ngedot.
"Kebiasaan buruk dapat menyebabkan suatu manifestasi dalam bentuk maloklusi (susunan gigi dan rahang tidak normal) tergantung dari frekuensi, durasi dan intensitasnya," ujar drg. Benny dalam bincang-bincang "Kenali Perawatan Ortodontik Gigi", Selasa.
"Misalnya saya, gigitin bibir apakah saya langsung merongos bibirnya? Tapi kalau digigitinnya 24 jam setiap hari selama seminggu, ya tentu bisa," kata drg. Benny melanjutkan.
Anak-anak memiliki masa untuk meminum susu menggunakan dot atau pun menggigit empeng. Orangtua bisa perlahan-lahan mengubah kebiasaan ini seiring dengan pertambahan usianya.
"Ngedot dan ngempeng memang kadamg enggak bisa dihindari tapi ada fasenya di mana pelan-pelan bisa dihentikan agar tidak mengakibatkan tonggos, tapi memang enggak selalu langsung menyebabkan gigi tonggos," kata drg. Benny.
Baca juga: Kesalahan yang kerap dilakukan pengguna behel
Baca juga: Amankah menggunakan behel terlalu lama?
Baca juga: Cegah gigi berlubang sebelum menular
drg. Benny Mulyono Soegiharto, M.Sc, MorthRCS, Ph.D, Sp.Ort dari Rumah Sakit Pondok Indah mengatakan penyebab gigi tonggos dipengaruhi oleh frekuensi, durasi dan intensitas kebiasaan buruk seperti menghisap jempol, ngempeng dan ngedot.
"Kebiasaan buruk dapat menyebabkan suatu manifestasi dalam bentuk maloklusi (susunan gigi dan rahang tidak normal) tergantung dari frekuensi, durasi dan intensitasnya," ujar drg. Benny dalam bincang-bincang "Kenali Perawatan Ortodontik Gigi", Selasa.
"Misalnya saya, gigitin bibir apakah saya langsung merongos bibirnya? Tapi kalau digigitinnya 24 jam setiap hari selama seminggu, ya tentu bisa," kata drg. Benny melanjutkan.
Anak-anak memiliki masa untuk meminum susu menggunakan dot atau pun menggigit empeng. Orangtua bisa perlahan-lahan mengubah kebiasaan ini seiring dengan pertambahan usianya.
"Ngedot dan ngempeng memang kadamg enggak bisa dihindari tapi ada fasenya di mana pelan-pelan bisa dihentikan agar tidak mengakibatkan tonggos, tapi memang enggak selalu langsung menyebabkan gigi tonggos," kata drg. Benny.
Baca juga: Kesalahan yang kerap dilakukan pengguna behel
Baca juga: Amankah menggunakan behel terlalu lama?
Baca juga: Cegah gigi berlubang sebelum menular
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Musda V PTGMI Kalteng diharap hasilkan program strategis tingkatkan kesehatan masyarakat
18 April 2026 16:29 WIB
Cara mencegah noda gigi bagi pencinta kopi melalui waktu sikat gigi yang tepat
13 April 2026 19:32 WIB
Masalah gigi dan mulut rentan dialami perempuan hamil akibat perubahan hormon
23 February 2026 15:39 WIB
UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun
14 February 2026 11:44 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB