Legislator Seruyan: Perbaiki wahana flying fox di Sungai Bakau
Senin, 14 Juni 2021 17:11 WIB
Menara flying fox di destinasi wisata Sungai Bakau. ANTARA/Radianor
Kuala Pembuang (ANTARA) - Legislator Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Bejo Riyanto meminta pemerintah setempat segera memperbaiki wahana flying fox yang berada di destinasi wisata Sungai Bakau, agar dapat dioperasionalkan kembali.
"Keberadaan wahana flying fox itu menjadi salah satu daya tarik orang-orang berkunjung Sungai Bakau," kata Bejo di Kuala Pembuang, Senin.
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan itu mengaku, ada menerima informasi dari sejumlah masyarakat bahwa wahana flying fox di Sungai Bakau, tidak beroperasi bahkan terkesan kurang terawat.
Dia mengatakan apabila informasi tersebut benar adanya, maka sangat disayangkan tidak terawatnya wahana fying fox. Sebab, pemerintah kabupaten bersama DPRD telah menyediakan anggaran yang cukup besar, sebagai upaya mendorong peningkatan fasilitas pariwisata di daerah ini.
"Wahana bermain di tempat-tempat wisata kan memiliki potensi sangat tinggi untuk pengembangan wisata tidak dioperasionalkan. Itulah kenapa kami mendorong Pemkab supaya fasilitas tersebut bisa terus dimanfaatkan," kata Bejo.
Wakil rakyat Seruyan itu pun meyakini jika wahana plying fox bisa kembali dioperasionalkan, akan banyak orang yang berkunjung ke wisata Sungai Bakau tersebut.
Baca juga: Masyarakat Dapil III Seruyan berharap pembangunan irigasi sawah
Dia mengatakan dengan begitu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga berdampak pada pembangunan dan kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
"Pariwisata ini merupakan salah satu sektor yang penting untuk meningkatkan PAD, kalau banyak wisatawan yang datang tentu pendapatan daerah juga akan meningkat,” kata Bejo.
Politisi Partai Amanat Nasional itu menyarankan agar wahana flying fox ini diperbaiki dan lebih bagus lagi ketinggiannya ditingkatkan, sehingga lebih menarik karena pengunjung dapat melihat keindahan wisata Sungai Bakau dengan sambil terbang menggunakan wahana tersebut.
Dia mengatakan memang pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan karena memiliki dampak yang besar, tidak hanya sektor kesehatan dan ekonomi saja tapi juga di bidang pariwisata.
"Semua pihak pun kami harapkan saling bahu-membahu dan bergotong royong untuk mengendalikan virus tersebut," demikian Bejo.
Baca juga: Seruyan perlu kembangkan budi daya kepiting
Baca juga: Legislator Seruyan ajak generasi muda punya karya untuk daerah
"Keberadaan wahana flying fox itu menjadi salah satu daya tarik orang-orang berkunjung Sungai Bakau," kata Bejo di Kuala Pembuang, Senin.
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan itu mengaku, ada menerima informasi dari sejumlah masyarakat bahwa wahana flying fox di Sungai Bakau, tidak beroperasi bahkan terkesan kurang terawat.
Dia mengatakan apabila informasi tersebut benar adanya, maka sangat disayangkan tidak terawatnya wahana fying fox. Sebab, pemerintah kabupaten bersama DPRD telah menyediakan anggaran yang cukup besar, sebagai upaya mendorong peningkatan fasilitas pariwisata di daerah ini.
"Wahana bermain di tempat-tempat wisata kan memiliki potensi sangat tinggi untuk pengembangan wisata tidak dioperasionalkan. Itulah kenapa kami mendorong Pemkab supaya fasilitas tersebut bisa terus dimanfaatkan," kata Bejo.
Wakil rakyat Seruyan itu pun meyakini jika wahana plying fox bisa kembali dioperasionalkan, akan banyak orang yang berkunjung ke wisata Sungai Bakau tersebut.
Baca juga: Masyarakat Dapil III Seruyan berharap pembangunan irigasi sawah
Dia mengatakan dengan begitu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga berdampak pada pembangunan dan kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
"Pariwisata ini merupakan salah satu sektor yang penting untuk meningkatkan PAD, kalau banyak wisatawan yang datang tentu pendapatan daerah juga akan meningkat,” kata Bejo.
Politisi Partai Amanat Nasional itu menyarankan agar wahana flying fox ini diperbaiki dan lebih bagus lagi ketinggiannya ditingkatkan, sehingga lebih menarik karena pengunjung dapat melihat keindahan wisata Sungai Bakau dengan sambil terbang menggunakan wahana tersebut.
Dia mengatakan memang pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan karena memiliki dampak yang besar, tidak hanya sektor kesehatan dan ekonomi saja tapi juga di bidang pariwisata.
"Semua pihak pun kami harapkan saling bahu-membahu dan bergotong royong untuk mengendalikan virus tersebut," demikian Bejo.
Baca juga: Seruyan perlu kembangkan budi daya kepiting
Baca juga: Legislator Seruyan ajak generasi muda punya karya untuk daerah
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025