Bangunan eks penginapan di kawasan Pasar PBB terbakar
Jumat, 29 Oktober 2021 8:03 WIB
Tim kebakaran dari BPBD, TNI dan Polri serta ,masyarakat setempat saat memadamkan kobaran api di eks bangunan penginapan milik warga Maslina di Pasar Bebas Banjir Muara Teweh, Kamis (28/10/2021) malam.ANTARA/Dokumen Pribadi.
Muara Teweh (ANTARA) - Sebuah bangunan eks penginapan berkonstruksi kayu yang berada kawasan Pasar Bebas Banjir atau Pasar PBB RT 08 Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah terbakar.
"Saya dan suami terbangun langsung melihat ke loteng atas dan melihat ada kepulan asap dan api. Kami kaget dan secepatnya keluar rumah menyelamatkan diri dan tak sempat menyelamatkan barang perabotan rumah," kata pemilik bangunan Maslina di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, dirinya saat itu sudah tertidur dan kaget saat mendengar teriakan dari luar api-api dari lantai dua yang terjadi pada Kamis (28/10) malam sekitar pukul 23.50 WIB.
Selain menghanguskan satu bangunan eks penginapan tersebut, kobaran api juga membakar dua bangunan rumah di sekitar lokasi kejadian. Namun, tim Pemadam kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) cepat datang dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam kobaran api bisa dipadamkan.
Dia mengakui, tak mengetahui penyebab api. Namun diketahuinya, sumber api berasal dari atap rumahnya.
"Kami hanya berempat tinggal di rumah, tak ada orang lain yang menginap, karena rumah kami sudah 5 tahun ini tidak lagi difungsikan untuk penginapan. Rumah sebelah juga milik saya tapi dikontrakan kepada orang lain," kata istri dari Buhari Herman ini.
Meski tak ada korban jiwa kerugian di taksir ratusan juta rupiah.
Sementara itu Kabid Damkar dan Perlindungan Masyarakat Kantor Satpol PP dan Damkar Barito Utara Tri Indra Hartono melaporkan, objek yang terbakar antara lain, satu buah rumah sekaligus barak milik Maslian, satu buah rumah 50 persen milik Maslina dan satu rumah terdampak milik Rosmadi.
"Dugaan sementara peristiwa kebakaran itu adanya konsleting listrik, tidak ada korban korban jiwa dan penanganan membutuhkan waktu 1,5 jam. Penanganan dilakukan tim kebakaran BPBD, TNI dan Polri serta ,masyarakat setempat memadamkan kobaran api," kata Tri Indra.
"Saya dan suami terbangun langsung melihat ke loteng atas dan melihat ada kepulan asap dan api. Kami kaget dan secepatnya keluar rumah menyelamatkan diri dan tak sempat menyelamatkan barang perabotan rumah," kata pemilik bangunan Maslina di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, dirinya saat itu sudah tertidur dan kaget saat mendengar teriakan dari luar api-api dari lantai dua yang terjadi pada Kamis (28/10) malam sekitar pukul 23.50 WIB.
Selain menghanguskan satu bangunan eks penginapan tersebut, kobaran api juga membakar dua bangunan rumah di sekitar lokasi kejadian. Namun, tim Pemadam kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) cepat datang dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam kobaran api bisa dipadamkan.
Dia mengakui, tak mengetahui penyebab api. Namun diketahuinya, sumber api berasal dari atap rumahnya.
"Kami hanya berempat tinggal di rumah, tak ada orang lain yang menginap, karena rumah kami sudah 5 tahun ini tidak lagi difungsikan untuk penginapan. Rumah sebelah juga milik saya tapi dikontrakan kepada orang lain," kata istri dari Buhari Herman ini.
Meski tak ada korban jiwa kerugian di taksir ratusan juta rupiah.
Sementara itu Kabid Damkar dan Perlindungan Masyarakat Kantor Satpol PP dan Damkar Barito Utara Tri Indra Hartono melaporkan, objek yang terbakar antara lain, satu buah rumah sekaligus barak milik Maslian, satu buah rumah 50 persen milik Maslina dan satu rumah terdampak milik Rosmadi.
"Dugaan sementara peristiwa kebakaran itu adanya konsleting listrik, tidak ada korban korban jiwa dan penanganan membutuhkan waktu 1,5 jam. Penanganan dilakukan tim kebakaran BPBD, TNI dan Polri serta ,masyarakat setempat memadamkan kobaran api," kata Tri Indra.
Pewarta : Kasriadi
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tingkatkan layanan, Bapenda Bartim lakukan layanan PBB-P2 hingga ke kecamatan
14 April 2026 16:29 WIB
Bapenda Palangka Raya tingkatkan kepatuhan bayar pajak lewat hapus denda PBB
10 April 2026 15:12 WIB
Terpopuler - Barito Utara
Lihat Juga
Muncul akun WA palsu catut nama pejabat Barito Utara, masyarakat diminta waspada
07 May 2026 21:24 WIB