Peserta manfaatkan Program JKN-KIS dan dapatkan layanan persalinan gratis
Sabtu, 27 November 2021 14:23 WIB
Foto Dokumentasi - Cici Nina (23) saat menjalani persalinan anak pertama di salah satu rumah sakit di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Palangka Raya)
Palangka Raya (ANTARA) - Cici Nina (23) merupakan peserta BPJS Kesehatan, memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mendapatkan layanan persalinan di rumah sakit secara gratis.
"Di Rumah Sakit Primaya Betang Pambelum, semuanya dilayani dengan baik. Tidak ada perbedaan pelayanan meski sebagai penerima bantuan dari pemerintah," kata Cici melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Sabtu.
Sebelum menjalani persalinan di rumah sakit, dia mengaku telah menjalani proses pengobatan di Puskesmas Menteng. Petugas setempat juga memberikan pelayanan maksimal terhadap peserta BPJS Kesehatan.
Dia mengatakan, keberadaan Program Jaminan Kesehatan tersebut sangat membantu, terutama jika terjadi kondisi kedaruratan atau kondisi yang memerlukan penanganan kesehatan berbiaya besar. Termasuk pada proses persalinan anak pertamanya.
Wanita yang tinggal di Jalan Keranggan, Palangka Raya ini mengaku tidak ingin pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), meskipun lokasi faskes yang dipilihnya jauh dari tempat tinggal.
"Saya sudah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan faskes tingkat pertama. Meski jauh tidak apa-apa, karena yang penting kenyamanannya," ungkapnya.
Cici, saat ini terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Program JKN-KIS. Sebelumnya dia, terdaftar sebagai peserta mandiri program yang sama. Setelah dialihkan sebagai peserta penerima bantuan iuran, ia sangat bersyukur dan semakin terbantu.
"Kami sebelumnya sempat mendaftar sebagai peserta mandiri (PBPU). Setiap bulan harus membayar sendiri iuran yang menjadi kewajiban. Tetapi setelah dialihkan, kami menjadi sangat terbantu sekali," katanya.
Ia menambahkan, Program JKN-KIS merupakan asuransi yang paling jelas manfaatnya. Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapat pelayanan kesehatan juga tidak rumit, apalagi berbelit-belit.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan, Program Jaminan Kesehatan ini telah banyak menolong peserta dan langsung dirasakan manfaatnya.
"Untuk itu kami akan terus berinovasi dan meningkatkan layanan sehingga masyarakat terutama para peserta, semakin merasakan dampak hadirnya negara dalam menjamin kesehatan masyarakatnya," jelasnya.
"Di Rumah Sakit Primaya Betang Pambelum, semuanya dilayani dengan baik. Tidak ada perbedaan pelayanan meski sebagai penerima bantuan dari pemerintah," kata Cici melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Sabtu.
Sebelum menjalani persalinan di rumah sakit, dia mengaku telah menjalani proses pengobatan di Puskesmas Menteng. Petugas setempat juga memberikan pelayanan maksimal terhadap peserta BPJS Kesehatan.
Dia mengatakan, keberadaan Program Jaminan Kesehatan tersebut sangat membantu, terutama jika terjadi kondisi kedaruratan atau kondisi yang memerlukan penanganan kesehatan berbiaya besar. Termasuk pada proses persalinan anak pertamanya.
Wanita yang tinggal di Jalan Keranggan, Palangka Raya ini mengaku tidak ingin pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), meskipun lokasi faskes yang dipilihnya jauh dari tempat tinggal.
"Saya sudah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan faskes tingkat pertama. Meski jauh tidak apa-apa, karena yang penting kenyamanannya," ungkapnya.
Cici, saat ini terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Program JKN-KIS. Sebelumnya dia, terdaftar sebagai peserta mandiri program yang sama. Setelah dialihkan sebagai peserta penerima bantuan iuran, ia sangat bersyukur dan semakin terbantu.
"Kami sebelumnya sempat mendaftar sebagai peserta mandiri (PBPU). Setiap bulan harus membayar sendiri iuran yang menjadi kewajiban. Tetapi setelah dialihkan, kami menjadi sangat terbantu sekali," katanya.
Ia menambahkan, Program JKN-KIS merupakan asuransi yang paling jelas manfaatnya. Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapat pelayanan kesehatan juga tidak rumit, apalagi berbelit-belit.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan, Program Jaminan Kesehatan ini telah banyak menolong peserta dan langsung dirasakan manfaatnya.
"Untuk itu kami akan terus berinovasi dan meningkatkan layanan sehingga masyarakat terutama para peserta, semakin merasakan dampak hadirnya negara dalam menjamin kesehatan masyarakatnya," jelasnya.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kapuas tegaskan komitmen tingkatkan kapasitas SDM tenaga kesehatan
13 February 2026 13:59 WIB
Bandara Tjilik Riwut: Bulan K3 momentum menjaga keberlanjutan budaya kerja aman
12 February 2026 16:07 WIB
Pemkab Kobar optimalkan program kesehatan lewat evaluasi UHC melibatkan masyarakat
12 February 2026 7:37 WIB
Kotawaringin Timur terpilih sebagai percontohan program Integrasi Layanan Primer
11 February 2026 16:59 WIB
Kunjungi RSUD Muara Teweh, Ketua PKK Barut dukung sinergi kesehatan masyarakat
09 February 2026 17:26 WIB
DPRD Pulang Pisau soroti pencabutan PBI BPJS Kesehatan beratkan masyarakat
09 February 2026 15:42 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
DPRD minta Pemkot Palangka Raya gencarkan sosialisasi aturan usaha selama Ramadhan
12 February 2026 12:21 WIB
Panti Asuhan Barokah Palangka Raya terus tingkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak asuh
11 February 2026 23:28 WIB