LLDIKTI ajak masyarakat Kalteng manfaatkan KIP Kuliah 2022
Jumat, 18 Maret 2022 12:46 WIB
LLDIKTI Wilayah XI memaparkan tentang Program KIP Kuliah Merdeka tahun 2022 kepada awak media secara daring, Palangka Raya, Jumat, (18/3/2022). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Palangka Raya (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI mengajak masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah bisa memanfaatkan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2022.
"Melalui KIP Kuliah, kami harap calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap mau dan dapat kuliah," kata Kepala LLDIKTI Wilayah XI Muhammad Akbar dalam jumpa pers secara virtual, Jumat.
Ia menjelaskan, program pemerintah di bidang pendidikan yang kini disebut KIP Kuliah Merdeka, dapat diikuti masyarakat jika memenuhi sejumlah persyaratan.
Persyaratan tersebut, yakni penerima KIP merupakan siswa SMA sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus dua tahun sebelumnya, serta lulus penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi, serta diterima di perguruan tinggi pada program studi terakreditasi.
"Persyaratan lain, yaitu memiliki potensi akademik baik, namun memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen sah," terangnya.
Adapun yang menjadi prioritas penerima program ini adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar, mahasiswa dari keluarga rentan atau miskin, serta mahasiswa pada kondisi khusus karena bencana dan lainnya.
"Dengan bantuan biaya pendidikan dan hidup yang jauh lebih tinggi, KIP Kuliah memerdekakan calon mahasiswa untuk meraih mimpinya," jelasnya.
Ia memaparkan, durasi pembiayaan KIP Kuliah Merdeka untuk diploma satu maksimal dua semester, diploma dua maksimal empat semester, diploma tiga maksimal enam semester, diploma empat dan sarjana maksimal delapan semester.
Kemudian program profesi dokter, dokter gigi dan dokter hewan maksimal empat semester, serta program profesi ners, apoteker dan guru maksimal dua semester.
KIP Kuliah 2021 lalu, untuk prodi berakreditasi A maksimal Rp12 juta, akreditasi B maksimal Rp4 juta, serta akreditasi C maksimal Rp2,4 juta. Biaya hidup dibagi dalam lima klaster daerah.
Lebih lanjut disampaikan LLDIKTI Wilayah XI, kuota KIP Kalteng pada 2022 dan provinsi lainnya, belum ditetapkan kementerian. Diperkirakan pada Mei atau Juni 2022 mendatang.
Sementara itu kuota LLDIKTI KIP Kuliah Merdeka pada 2021 untuk Kalteng terserap semua, yakni sebanyak 345 orang terbagi pada 15 perguruan tinggi swasta.
"Melalui KIP Kuliah, kami harap calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap mau dan dapat kuliah," kata Kepala LLDIKTI Wilayah XI Muhammad Akbar dalam jumpa pers secara virtual, Jumat.
Ia menjelaskan, program pemerintah di bidang pendidikan yang kini disebut KIP Kuliah Merdeka, dapat diikuti masyarakat jika memenuhi sejumlah persyaratan.
Persyaratan tersebut, yakni penerima KIP merupakan siswa SMA sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus dua tahun sebelumnya, serta lulus penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi, serta diterima di perguruan tinggi pada program studi terakreditasi.
"Persyaratan lain, yaitu memiliki potensi akademik baik, namun memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen sah," terangnya.
Adapun yang menjadi prioritas penerima program ini adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar, mahasiswa dari keluarga rentan atau miskin, serta mahasiswa pada kondisi khusus karena bencana dan lainnya.
"Dengan bantuan biaya pendidikan dan hidup yang jauh lebih tinggi, KIP Kuliah memerdekakan calon mahasiswa untuk meraih mimpinya," jelasnya.
Ia memaparkan, durasi pembiayaan KIP Kuliah Merdeka untuk diploma satu maksimal dua semester, diploma dua maksimal empat semester, diploma tiga maksimal enam semester, diploma empat dan sarjana maksimal delapan semester.
Kemudian program profesi dokter, dokter gigi dan dokter hewan maksimal empat semester, serta program profesi ners, apoteker dan guru maksimal dua semester.
KIP Kuliah 2021 lalu, untuk prodi berakreditasi A maksimal Rp12 juta, akreditasi B maksimal Rp4 juta, serta akreditasi C maksimal Rp2,4 juta. Biaya hidup dibagi dalam lima klaster daerah.
Lebih lanjut disampaikan LLDIKTI Wilayah XI, kuota KIP Kalteng pada 2022 dan provinsi lainnya, belum ditetapkan kementerian. Diperkirakan pada Mei atau Juni 2022 mendatang.
Sementara itu kuota LLDIKTI KIP Kuliah Merdeka pada 2021 untuk Kalteng terserap semua, yakni sebanyak 345 orang terbagi pada 15 perguruan tinggi swasta.
Pewarta : A Hidayat
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR cari satu anggota Polri dan ABK hilang di Sungai Barito wilayah Barut
05 April 2026 21:17 WIB
Temui masyarakat, Gubernur Kalteng perjuangkan keberlanjutan tambang rakyat ke Pusat
12 March 2026 20:30 WIB
TP PKK Barito Utara perkuat keluarga cegah radikalisme pada anak dan remaja
19 February 2026 13:16 WIB
Pleno TPAKD Kalteng, Bupati Barut tekankan sinergi perluasan akses keuangan daerah
11 February 2026 16:59 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Kapolda Kalteng tinjau pengamanan Paskah di Palangka Raya, pastikan ibadah aman
05 April 2026 20:33 WIB
Temui Parlemen Inggris, Gubernur Kalteng pererat hubungan antarbangsa hingga peluang kerjasama
02 April 2026 12:44 WIB