Palangka Raya (ANTARA) -
Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Wahid Yusuf meminta seluruh masyarakat di daerah setempat, untuk selalu menjaga fungsi drainase guna mencegah terjadinya banjir saat hujan.
 
"Peran penting masyarakat dalam persoalan hal ini tentunya harus ditingkatkan, karena kalau masyarakat aktif turut menjaga, maka tidak akan ada penurunan fungsi drainase di daerah kita," katanya saat dihubungi dari Palangka Raya, Jumat.
 
Penurunan fungsi drainase di sejumlah titik yang mengakibatkan air meluber ke permukiman dan sejumlah ruas di jalan raya, diakibatkan hujan yang turun dengan intensitas tinggi dan waktu yang cukup lama.
 
Dengan terjadinya hal tersebut, tentunya diakibatkan banyaknya pertokoan serta lainnya menutup saluran drainase sehingga membuat penumpukan lumpur dan sampah, alhasil fungsi drainase tidak optimal.
 
"Peran Ketua Rukun Tetangga (RT) sangat penting, mengingat apabila ada ruko milik warga yang menutup bagian atas drainase harus ditegur," katanya.

Baca juga: Dinas Ketahanan Pangan tingkatkan antisipasi penularan PMK sapi kurban
 
Dia juga menegaskan, RT juga disarankan mengajak masyarakat di sekitar lingkungannya untuk seminggu sekali melaksanakan gotong royong. Hal tersebut salah satunya untuk menjaga fungsi drainase juga kebersihan kompleks hunian warga.
 
"Yang pastinya kalau kegiatan gotong royong dengan cara membersihkan kompleks, persoalan banjir, munculnya wabah yang dapat merugikan masyarakat tidak akan terjadi karena sudah diantisipasi terlebih dahulu," jelasnya.
 
Dari pantauan ANTARA, Pemerintah Kota Palangka Raya selama ini juga sudah fokus melakukan peningkatan pembangunan drainase di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Jalan Rajawali induk.
 
Namun usai hujan dengan intensitas tinggi, pada Jumat ini masih didapati air yang meluber ke sejumlah pemukiman dan jalan raya.

Baca juga: BMKG ingatkan Kalteng waspada hujan lebat pada 20-22 Mei 2022

Baca juga: Disdik Palangka Raya izinkan sekolah laksanakan PTM 100 persen

Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024