26 pengungsi Rohingya kabur dari Pekanbaru
Kamis, 26 Mei 2022 22:48 WIB
Pengungsi Rohingya saat berada di Aceh sebelum diberangkatkan ke Pekanbaru. (ANTARA/Rahmad)
Pekanbaru (ANTARA) - Petugas hingga saat ini masih mencari sebanyak 26 orang pengungsi Rohingya pindahan dari Aceh yang kabur dari Rumah Penampungan di Jalan Cipta Sari, Kota Pekanbaru, pada Selasa (24/5)
"Kami terus mencari 26 pengungsi Rohingya yang kabur. Sampai saat ini mereka belum ditemukan," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Kamis.
Zulfahmi mengatakan pengungsi yang kabur terdiri atas 15 pria dan 11 wanita. "Mereka rata-rata sudah remaja ke atas," katanya.
Dia menyebutkan pengungsi kabur pada Selasa (24/5), sekitar pukul 05.30 WIB. Hal ini diketahui setelah beberapa hari mereka tidak lagi kembali ke rumah penampungan.
Dia mengatakan sejauh ini belum diketahui motif pengungsi itu kabur dan tujuan mereka melarikan diri. Namun sebagai informasi awal bahwa para pengungsi ini sudah sering berusaha kabur.
"Sepertinya memang mereka sudah merencanakan untuk kabur dan biasanya lari menuju Malaysia lewat biro perjalanan ilegal," katanya.
Ia mengatakan Kesbangpol Kota Pekanbaru saat ini sudah berkoordinasi dengan Satgas Pelaku Perjalanan Luar negeri (PPLN), seperti TNI, Polri, dan Rudenim untuk melacak pengungsi Rohingya yang kabur.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada Tim Satgas PPLN jika menemukan orang yang mencurigakan
"Sangat mudah mengenali mereka dari ciri-cirinya, jika masyarakat menemukan silakan melapor," katanya.
Selanjutnya untuk pengawasan di tempat penampungan pengungsi D'Cop 2, di Jalan Cipta Sari Kota Pekanbaru, di mana masih menyisakan 93 pengungsi Rohingya, maka Kesbangpol Kota Pekanbaru akan meningkatkan penjagaan.
"Kita akan perketat penjagaan dan menambah CCTV di penampungan pengungsi Rohingya," katanya.
"Kami terus mencari 26 pengungsi Rohingya yang kabur. Sampai saat ini mereka belum ditemukan," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Kamis.
Zulfahmi mengatakan pengungsi yang kabur terdiri atas 15 pria dan 11 wanita. "Mereka rata-rata sudah remaja ke atas," katanya.
Dia menyebutkan pengungsi kabur pada Selasa (24/5), sekitar pukul 05.30 WIB. Hal ini diketahui setelah beberapa hari mereka tidak lagi kembali ke rumah penampungan.
Dia mengatakan sejauh ini belum diketahui motif pengungsi itu kabur dan tujuan mereka melarikan diri. Namun sebagai informasi awal bahwa para pengungsi ini sudah sering berusaha kabur.
"Sepertinya memang mereka sudah merencanakan untuk kabur dan biasanya lari menuju Malaysia lewat biro perjalanan ilegal," katanya.
Ia mengatakan Kesbangpol Kota Pekanbaru saat ini sudah berkoordinasi dengan Satgas Pelaku Perjalanan Luar negeri (PPLN), seperti TNI, Polri, dan Rudenim untuk melacak pengungsi Rohingya yang kabur.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada Tim Satgas PPLN jika menemukan orang yang mencurigakan
"Sangat mudah mengenali mereka dari ciri-cirinya, jika masyarakat menemukan silakan melapor," katanya.
Selanjutnya untuk pengawasan di tempat penampungan pengungsi D'Cop 2, di Jalan Cipta Sari Kota Pekanbaru, di mana masih menyisakan 93 pengungsi Rohingya, maka Kesbangpol Kota Pekanbaru akan meningkatkan penjagaan.
"Kita akan perketat penjagaan dan menambah CCTV di penampungan pengungsi Rohingya," katanya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Vera Lusiana
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran minta kebutuhan makanan di posko pengungsi banjir diperhatikan
05 March 2025 20:23 WIB, 2025
Menteri Pengungsi Afghanistan Haqqani tewas dalam serangan di Kabul
12 December 2024 14:11 WIB, 2024
Sebanyak 315 pengungsi Rohingya kembali mendarat di Pidie dan Aceh Besar
10 December 2023 18:19 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB