PLN operasikan PLTMG Bangkanai 2
Minggu, 28 Agustus 2022 11:18 WIB
PLTMG Bangkanai 2 di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara memiliki daya mampu pembangkit 280 MW. (ANTARA/Firman)
Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai tahap 2 yang meningkatkan pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan hingga lebih dari 2.300 megawatt (MW).
"Sebelumnya PLTMG Bangkanai tahap 1 yang terdiri dari 16 mesin gas telah beroperasi dengan kapasitas 140 MW. Pembangunan PLTMG tahap 2 ini akan meningkatkan daya mampu pembangkit menjadi 280 MW," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan Daniel Eliwardhana di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat Reisal Rimtahi Hasoloan menjelaskan kehadiran pembangkit yang terletak di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara itu meningkatkan pasokan dan keandalan listrik di Kalimantan yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur.
“Kami bersyukur di tengah berbagai tantangan seperti pandemi dan akses menuju lokasi pembangkit yang sulit dijangkau, PLN berhasil merampungkan pembangunan proyek strategis yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan,” ungkapnya.
Baca juga: PLN Kalselteng luncurkan stasiun pengisian kendaraan listrik di Palangka Raya
Baca juga: Lokasi pembangunan SUTT 150 kV Kalbar - Kalteng ditetapkan
Apalagi dalam membangun proyek ini, PLN mengoptimalkan penggunaan komponen produksi dalam negeri. Tercatat nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai lebih dari 44,55 persen.
Ke depannya, PLN tengah membangun tol listrik Kalimantan yang akan menghubungkan sistem kelistrikan di Provinsi Kalimantan Barat dengan sistem interkoneksi Kalseltengtim (Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur) melalui jalur transmisi Kendawangan di Kalbar menuju Sukamara di Kalteng.
Sedangkan di sisi Kalbar, interkoneksi sistem Ketapang dan sistem Khatulistiwa akan diperkuat dengan SUTT 150 kV Tayan-Sandai yang merupakan jalur transmisi terpanjang di Kalbar yang sedang dibangun saat ini.
PT PLN adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Sebagai perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk solusi energi.
Baca juga: Jurnalis Barito Utara dan Tarakan diberi pemahaman industri Migas
Baca juga: Upaya pelibatan generasi muda pada industri hulu migas di Kalteng
Baca juga: Masyarakat desa di sekitar PLTMG Bangkanai diedukasi cegah Karhutla
"Sebelumnya PLTMG Bangkanai tahap 1 yang terdiri dari 16 mesin gas telah beroperasi dengan kapasitas 140 MW. Pembangunan PLTMG tahap 2 ini akan meningkatkan daya mampu pembangkit menjadi 280 MW," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan Daniel Eliwardhana di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat Reisal Rimtahi Hasoloan menjelaskan kehadiran pembangkit yang terletak di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara itu meningkatkan pasokan dan keandalan listrik di Kalimantan yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur.
“Kami bersyukur di tengah berbagai tantangan seperti pandemi dan akses menuju lokasi pembangkit yang sulit dijangkau, PLN berhasil merampungkan pembangunan proyek strategis yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan,” ungkapnya.
Baca juga: PLN Kalselteng luncurkan stasiun pengisian kendaraan listrik di Palangka Raya
Baca juga: Lokasi pembangunan SUTT 150 kV Kalbar - Kalteng ditetapkan
Apalagi dalam membangun proyek ini, PLN mengoptimalkan penggunaan komponen produksi dalam negeri. Tercatat nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai lebih dari 44,55 persen.
Ke depannya, PLN tengah membangun tol listrik Kalimantan yang akan menghubungkan sistem kelistrikan di Provinsi Kalimantan Barat dengan sistem interkoneksi Kalseltengtim (Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur) melalui jalur transmisi Kendawangan di Kalbar menuju Sukamara di Kalteng.
Sedangkan di sisi Kalbar, interkoneksi sistem Ketapang dan sistem Khatulistiwa akan diperkuat dengan SUTT 150 kV Tayan-Sandai yang merupakan jalur transmisi terpanjang di Kalbar yang sedang dibangun saat ini.
PT PLN adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Sebagai perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk solusi energi.
Baca juga: Jurnalis Barito Utara dan Tarakan diberi pemahaman industri Migas
Baca juga: Upaya pelibatan generasi muda pada industri hulu migas di Kalteng
Baca juga: Masyarakat desa di sekitar PLTMG Bangkanai diedukasi cegah Karhutla
Pewarta : Firman
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Medco E&P buka puasa bersama PWI Barut, perkuat sinergi pemangku kepentingan
04 March 2026 13:10 WIB
Pemkab Barut harapkan pengembangan lapangan gas Karendan bermanfaat bagi masyarakat
18 December 2025 17:23 WIB
Masyarakat desa di sekitar PLTMG Bangkanai diedukasi cegah Karhutla
02 November 2021 20:35 WIB, 2021