Erick Thohir: Percepatan startup untuk perluas lapangan kerja
Senin, 26 September 2022 16:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di BSD City, Tangerang, Banten, Senin (26/9/2022). ANTARA/Aji Cakti
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pembentukan perusahaan rintisan atau startup dipercepat untuk membuka dan memperluas lapangan kerja di Indonesia.
"Memang itu yang kita dorong hari ini, bagaimana pembukaan dan perluasan lapangan kerja mayoritas di UMKM, tidak lain salah satunya melalui percepatan startup," ujar Erick Thohir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Senin.
Sebagai contoh ketika Presiden RI mengunjungi salah satu startup, bagaimana mengonsolidasikan petani untuk melakukan produksi menjadi salah satu jenis hortikultura dengan ukuran dan kualitas yang sama.
"Hal ini pun membuka lapangan pekerjaan. Tidak mungkin yang namanya pembukaan lapangan pekerjaan itu hanya dilakukan oleh pemerintah atau BUMN. Namun, justru seperti yang saya tekankan sejak awal program-program BUMN bersama UMKM dan siapa pun itu yang bisa mendorong lapangan pekerjaan," kata Erick.
Dia juga menambahkan berdasarkan riset terakhir sekitar 70 persen anak muda Indonesia menginginkan untuk menjadi wirausahawan. Hal ini tentunya juga mendorong pembukaan dan perluasan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, lapangan pekerjaan harus dibangun bersama-sama.
Sebelumnya, pada pertemuan para menteri buruh dan tenaga kerja G20 atau Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) menghasilkan lima dokumen kesepakatan.
Salah satu dokumen kesepakatan tersebut adalah mengenai Policy Recommendation on Promoting Entrepreneurship and Supporting MSMEs as a Job Creation Instrument.
Dokumen tersebut berisi tentang kesepakatan komitmen untuk mendukung perluasan kesempatan kerja yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan dan dukungan terhadap program kewirausahaan dan UMKM.
"Memang itu yang kita dorong hari ini, bagaimana pembukaan dan perluasan lapangan kerja mayoritas di UMKM, tidak lain salah satunya melalui percepatan startup," ujar Erick Thohir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Senin.
Sebagai contoh ketika Presiden RI mengunjungi salah satu startup, bagaimana mengonsolidasikan petani untuk melakukan produksi menjadi salah satu jenis hortikultura dengan ukuran dan kualitas yang sama.
"Hal ini pun membuka lapangan pekerjaan. Tidak mungkin yang namanya pembukaan lapangan pekerjaan itu hanya dilakukan oleh pemerintah atau BUMN. Namun, justru seperti yang saya tekankan sejak awal program-program BUMN bersama UMKM dan siapa pun itu yang bisa mendorong lapangan pekerjaan," kata Erick.
Dia juga menambahkan berdasarkan riset terakhir sekitar 70 persen anak muda Indonesia menginginkan untuk menjadi wirausahawan. Hal ini tentunya juga mendorong pembukaan dan perluasan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, lapangan pekerjaan harus dibangun bersama-sama.
Sebelumnya, pada pertemuan para menteri buruh dan tenaga kerja G20 atau Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) menghasilkan lima dokumen kesepakatan.
Salah satu dokumen kesepakatan tersebut adalah mengenai Policy Recommendation on Promoting Entrepreneurship and Supporting MSMEs as a Job Creation Instrument.
Dokumen tersebut berisi tentang kesepakatan komitmen untuk mendukung perluasan kesempatan kerja yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan dan dukungan terhadap program kewirausahaan dan UMKM.
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Forum Human Capital Indonesia dorong integrasi teknologi dan tata kelola SDM BUMN
22 January 2026 23:38 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Restrukturisasi pegawai, Menkeu Purbaya ganti pejabat Bea Cukai di 5 pelabuhan
28 January 2026 9:02 WIB
Rupiah tertekan ke Rp17 ribu per dolar AS, Purbaya pastikan segera menguat
19 January 2026 20:08 WIB