Kunjungan wisata Mandalika 2025 capai 1,4 juta orang

id Kunjungan wisata Mandalika ,wisata Mandalika ,Kalteng

Kunjungan wisata Mandalika 2025 capai 1,4 juta orang

Tiga wisatawan asing melintas di pantai Kuta Mandalika, KEK Mandalika di Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (6/5/2025). . ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.

Lombok Tengah (ANTARA) - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sepanjang 2025 mencapai 1,4 juta wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar dalam keterangan di Mataram, Sabtu, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menciptakan kinerja kawasan pariwisata sepanjang tahun 2025 yang terjaga positif.

“Sepanjang 2025, kami berhasil menjaga tingkat okupansi kawasan tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan," katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di kawasan yang kami kelola terus bergerak positif, baik melalui penguatan kegiatan, Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), serta pengembangan pengalaman destinasi.

The Mandalika mencatat performa okupansi dengan rata-rata tingkat hunian hotel, sepanjang tahun 2025 berada di kisaran 55 persen.

Kinerja tersebut didukung oleh tingginya aktivitas kawasan, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung sepanjang tahun.

"Puncak okupansi terjadi pada periode Juli hingga Agustus, seiring penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional serta momentum libur sekolah," katanya.

Stabilitas kinerja pada Semester II 2025 tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata dan penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional maupun internasional di tiap kawasan.

"Hal ini berdampak pada tingginya pergerakan wisatawan, penguatan positioning destinasi, dan menjaga kepercayaan pelaku industri pariwisata pada kawasan yang dikelola ITDC," katanya.

Ia mengatakan lonjakan hunian terjadi secara merata di berbagai kelas hotel, yang mencerminkan kuatnya multiplier effect event terhadap pergerakan wisatawan, sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong length of stay dan visitor spending yang lebih tinggi, serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan,” katanya.


Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.