Sampit (ANTARA) - Pergantian pimpinan di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan prestasi instansi tersebut. 

"Kita berharap dengan adanya kepemimpinan baru bisa meningkatkan kinerja. Mutasi di lingkungan pegawai itu sudah biasa karena harus selalu mengabdi kepada masyarakat di manapun kita ditempatkan. Seperti yang selalu ditanamkan Pak Bupati kepada kita, kita sebagai pelayan harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur, Muhammad Saleh di Sampit, Rabu. 

Harapan itu disampaikan Saleh saat mewakili Bupati Halikinnor memimpin serah terima jabatan di lingkungan Diskominfo Kotawaringin Timur. Kegiatan dihadiri pegawai dinas yang berlokasi di Jalan Achmad Yani tersebut. 

Jabatan kepala Diskominfo diserahkan dari Multazam kepada Marjuki. Marjuki sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, sementara itu Multazam kini diberi amanah baru menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. 

Selain jabatan kepala dinas, juga diserahterimakan jabatan sekretaris dan kepala bidang. Serah terima jabatan yang diiringi suasana haru ini menandai dimulainya tugas di instansi masing-masing. 

Saleh menyampaikan terima kasih kepada Multazam yang dinilai membawa banyak prestasi dan kemajuan selama memimpin Diskominfo. Seperti diketahui, Kotawaringin Timur menjadi satu dari 50 daerah yang dipilih untuk menjalankan program Smart City atau Kota Cerdas. 

Dia berharap capaian prestasi saat ini bisa dilanjutkan dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan Marjuki. Seluruh pegawai Diskominfo diharapkan menjaga kekompakan dalam upaya meningkatkan kinerja. 

"Kami mengajak kita semua meningkatkan kinerja di manapun kita ditugaskan. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita sebagai pegawai, menjadi bagian penting untuk mendukung tekad itu," demikian Saleh. 

Baca juga: AFK Kotim mulai pemusatan latihan 40 atlet hadapi Porprov Kalteng

Sementara itu, Multazam mengaku selama bertugas di Diskominfo merasakan kemitraan kedinasan dan ikatan emosional cukup kuat. Namun dia menyadari, mutasi merupakan hal wajar bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Semua sudah diatur bahwa ada pertemuan dan ada perpisahan, tetapi bukan berarti bercerai berai. Saya berharap nilai-nilai kedinasan dan moral tetap dipegang, khususnya dari sisi integritas yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Allah," kata Multazam. 

Terkait perkembangan kinerja Diskominfo, Multazam menyampaikan sejumlah hal, di antaranya bahwa laporan keuangan 2022 sudah diproses dan reviewe. Dia juga menyampaikan situasi kerja dan dinamika dalam pelaksanaan tugas selama ini. 

"Dalam hal kematangan organisasi Diskominfo mencapai 1500, lebih dari target yang hanya 800. Nilai sistem berbasis elektronik sebesar 2,2 dalam target target RPJMD, kini sudah menjadi 2,38. Cakupan layanan komunikasi dari 79 persen menjadi 80 persen," ujar Multazam. 

Dia juga menyampaikan bahwa pembuatan website pada 31 organisasi perangkat daerah, tinggal satu OPD yang segera dirampungkan yaitu Dinas Ketahanan Pangan. Untuk di kecamatan, sudah ada 9 kecamatan yang memiliki website dari 17 kecamatan yang ada. 

"Sementara untuk desa, dari 168 desa saat ini sudah lebih dari 20 desa yang memiliki website. Kami berharap desa juga menjadi sasaran digitalisasi pemerintah. Dalam waktu dekat kita juga akan meluncurkan website baru layanan website geospasial," demikian Multazam. 

Sementara itu Marjuki mengatakan, dirinya  hadir menjadi kepala Diskominfo yang baru karena tugas. Dia menyadari sejauh mana kompetensi dalam bidang ini namun dia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. 

Marjuki mengaku tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan semua pihak, khususnya seluruh pegawai di instansi tersebut. Untuk itu dia meminta dukungan seluruh pegawai agar Diskominfo bisa terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. 

"Capaian Diskominfo Kotim luar biasa dan harus kita lanjutkan. Kita berbicara tantangan. Ini memerlukan kebersamaan. Kita berharap bisa terus lebih baik. Saya akan lebih banyak membuka diskusi. Saran semua sangat penting bagi saya. Saya juga banyak memerlukan masukan dan saran dari Pak Multazam," demikian Marjuki. 

Baca juga: Bupati Kotim akui sebaran ASN belum merata

Baca juga: Pemkab Kotim ajukan tiga raperda sekaligus ke DPRD

Baca juga: Bupati Halikinnor rombak susunan pejabat optimalkan kinerja pemkab

Pewarta : Norjani
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024