Jokowi tinjau kebutuhan pokok hingga beli cabai di Pasar Tramo Maros
Rabu, 29 Maret 2023 14:44 WIB
Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden - Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau Pasar Tramo di Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (29/3/2023). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meninjau pasokan dan harga kebutuhan pokok hingga membeli satu kilogram cabai di Pasar Tramo, Maros, Sulawesi Selatan, saat kunjungan kerjanya di provinsi tersebut, Rabu.
"Saya datang ke Pasar di Maros ini untuk ngecek utamanya beras, karena di Sulawesi Selatan ini adalah lumbungnya beras, termasuk di Kabupaten Maros, termasuk lumbungnya beras,” kata Jokowi dalam keterangannya usai meninjau Pasar Tramo, Maros, Sulsel, Rabu, sebagaimana disaksikan melalui tayangan Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Presiden menyampaikan harga beras per liter di pasar itu Rp10.500 atau sudah mengalami penurunan. Namun, dengan panen raya yang sudah banyak di berbagai daerah, menurut Presiden, harga bisa lebih rendah lagi.
Kepala Negara juga menemukan harga bawang merah dan bawang putih dalam kondisi stabil. Hanya saja, pasokan minyak goreng murah masih kurang.
"Yang kurang memang minyak. Minyak yang Rp14.000 hingga Rp15.000, Minyak Kita. Nanti akan saya telepon ke Jakarta untuk pasokan ke sini diperbanyak. Ya itu saja," jelasnya.
Jokowi menekankan Indonesia merupakan negara besar dengan banyak kota dan kabupaten sehingga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok perlu dilakukan pengecekan.
"Kayak kemarin di Ende, di Maumere, berasnya juga kita cek pasokannya turun sehingga harga naik, langsung drop. Biasanya gitu ya," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat membeli satu kilogram cabai Maros, Sulawesi Selatan, dengan harga Rp40.000. Presiden mengaku penasaran dengan pedasnya cabai asal Sulawesi Selatan yang harganya masih jauh di bawah harga cabai di daerah lain.
"Karena cabai saya lihat di Jawa harganya sudah Rp90.000, Rp80.000, di sini masih Rp40.000, ya saya coba pedas mana. (Kalau) di sini sudah Rp40.000 pedas, berarti baik, di Maros baik. Sekilo aja tadi, saya mau nyoba aja pedas atau nggak pedas," ujar Jokowi.
Presiden mengatakan bahwa pasokan kebutuhan pokok di semua wilayah secara keseluruhan sampai saat ini dalam kondisi aman.
Namun, Jokowi menyampaikan kepada jajarannya untuk selalu melakukan pengecekan guna memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok di setiap daerah dalam kondisi aman sebagai antisipasi menjelang Lebaran.
"Juga telur, pasokan harus selalu ada, ada, ada karena telur juga di Jawa ada kenaikan. Ini saya kira apa, ingin melihat betul-betul bahwa inflasi terkendali, harga itu naik satu dua barang biasa. Kalau lebaran terjadi seperti itu, tapi memastikan bahwa pasokan itu harus ada," jelasnya.
"Saya datang ke Pasar di Maros ini untuk ngecek utamanya beras, karena di Sulawesi Selatan ini adalah lumbungnya beras, termasuk di Kabupaten Maros, termasuk lumbungnya beras,” kata Jokowi dalam keterangannya usai meninjau Pasar Tramo, Maros, Sulsel, Rabu, sebagaimana disaksikan melalui tayangan Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Presiden menyampaikan harga beras per liter di pasar itu Rp10.500 atau sudah mengalami penurunan. Namun, dengan panen raya yang sudah banyak di berbagai daerah, menurut Presiden, harga bisa lebih rendah lagi.
Kepala Negara juga menemukan harga bawang merah dan bawang putih dalam kondisi stabil. Hanya saja, pasokan minyak goreng murah masih kurang.
"Yang kurang memang minyak. Minyak yang Rp14.000 hingga Rp15.000, Minyak Kita. Nanti akan saya telepon ke Jakarta untuk pasokan ke sini diperbanyak. Ya itu saja," jelasnya.
Jokowi menekankan Indonesia merupakan negara besar dengan banyak kota dan kabupaten sehingga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok perlu dilakukan pengecekan.
"Kayak kemarin di Ende, di Maumere, berasnya juga kita cek pasokannya turun sehingga harga naik, langsung drop. Biasanya gitu ya," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat membeli satu kilogram cabai Maros, Sulawesi Selatan, dengan harga Rp40.000. Presiden mengaku penasaran dengan pedasnya cabai asal Sulawesi Selatan yang harganya masih jauh di bawah harga cabai di daerah lain.
"Karena cabai saya lihat di Jawa harganya sudah Rp90.000, Rp80.000, di sini masih Rp40.000, ya saya coba pedas mana. (Kalau) di sini sudah Rp40.000 pedas, berarti baik, di Maros baik. Sekilo aja tadi, saya mau nyoba aja pedas atau nggak pedas," ujar Jokowi.
Presiden mengatakan bahwa pasokan kebutuhan pokok di semua wilayah secara keseluruhan sampai saat ini dalam kondisi aman.
Namun, Jokowi menyampaikan kepada jajarannya untuk selalu melakukan pengecekan guna memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok di setiap daerah dalam kondisi aman sebagai antisipasi menjelang Lebaran.
"Juga telur, pasokan harus selalu ada, ada, ada karena telur juga di Jawa ada kenaikan. Ini saya kira apa, ingin melihat betul-betul bahwa inflasi terkendali, harga itu naik satu dua barang biasa. Kalau lebaran terjadi seperti itu, tapi memastikan bahwa pasokan itu harus ada," jelasnya.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Mura laksanakan Gerakan Pangan Murah bantu masyarakat di Dirung Sararong
15 April 2026 7:06 WIB
OJK: Investor pasar modal di Kalimantan Tengah meningkat hingga 49,50 persen
13 April 2026 13:47 WIB
Infinix Note 60 Pro dijadwalkan meluncur di pasar India mulai April mendatang
05 April 2026 10:49 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Nusantara Halid dan Grand Seleron Investama investasi pabrik truk tistrik di Indonesia
17 April 2026 19:08 WIB