Ganjar Pranowo serap aspirasi masyarakat Lampung selama dua hari
Kamis, 26 Oktober 2023 17:39 WIB
Bakal capres Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Keuskupan Tanjungkarang di Kota Bandarlampung, Lampung, Kamis (26/10/2023). ANTARA/Dian Hadiyatna/aa.
Bandarlampung (ANTARA) - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengaku telah menyerap sejumlah aspirasi masyarakat selama dua hari kunjungannya di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung.
"Dua hari di Lampung, aspirasi yang saya tangkap ada yang berbicara soal jalan. Ya, yang paling banyak (masalah) jalan. Pak, tolong jalannya diperbaiki," kata Ganjar di Bandarlampung, Lampung, Kamis.
Menurut mantan gubernur Jawa Tengah itu, masalah infrastruktur, khususnya pembangunan jalan, tentu harus dituntaskan karena hal itu merupakan fasilitas dasar, di mana Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota harus bergotong royong dalam mengerjakannya.
"Insyaallah, saya lihat itu bisa diselesaikan karena gubernurnya juga punya semangat yang sama. Begitu pula wali kota dan bupatinya. Hanya (masalah) kapasitasnya. Kalau kapasitasnya kurang, maka (Pemerintah) pusat bisa bantu," tambah Ganjar.
Dia juga sempat berdiskusi dengan para nelayan di Bandarlampung yang menyampaikan perlunya renovasi terhadap beberapa fasilitas umum bagi nelayan tangkap.
"Kemudian nelayan juga menceritakan terkait perlunya jamban, serta perizinan kapal yang rumit. Itu yang disampaikan kepada kami," kata dia.
Baca juga: Ganjar-Mahfud usung program berbasis pembangunan SDM unggul
Selain itu, Ganjar juga menyempatkan diri berdiskusi dengan para mahasiswa di Lampung. Dia mengaku gembira saat berbicara dengan mahasiswa tentang industri kreatif dan peran anak muda.
"Keren-keren mereka. Maka saya langsung lamar, ayo tunjukkan talentamu, bakatmu, karena di tangan kalianlah masa depan Indonesia," ujar Ganjar.
"Dua hari di Lampung, aspirasi yang saya tangkap ada yang berbicara soal jalan. Ya, yang paling banyak (masalah) jalan. Pak, tolong jalannya diperbaiki," kata Ganjar di Bandarlampung, Lampung, Kamis.
Menurut mantan gubernur Jawa Tengah itu, masalah infrastruktur, khususnya pembangunan jalan, tentu harus dituntaskan karena hal itu merupakan fasilitas dasar, di mana Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota harus bergotong royong dalam mengerjakannya.
"Insyaallah, saya lihat itu bisa diselesaikan karena gubernurnya juga punya semangat yang sama. Begitu pula wali kota dan bupatinya. Hanya (masalah) kapasitasnya. Kalau kapasitasnya kurang, maka (Pemerintah) pusat bisa bantu," tambah Ganjar.
Dia juga sempat berdiskusi dengan para nelayan di Bandarlampung yang menyampaikan perlunya renovasi terhadap beberapa fasilitas umum bagi nelayan tangkap.
"Kemudian nelayan juga menceritakan terkait perlunya jamban, serta perizinan kapal yang rumit. Itu yang disampaikan kepada kami," kata dia.
Baca juga: Ganjar-Mahfud usung program berbasis pembangunan SDM unggul
Selain itu, Ganjar juga menyempatkan diri berdiskusi dengan para mahasiswa di Lampung. Dia mengaku gembira saat berbicara dengan mahasiswa tentang industri kreatif dan peran anak muda.
"Keren-keren mereka. Maka saya langsung lamar, ayo tunjukkan talentamu, bakatmu, karena di tangan kalianlah masa depan Indonesia," ujar Ganjar.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganjar diduga terima suap dari perusahaan asuransi lebih dari Rp100 miliar
06 March 2024 12:48 WIB, 2024