Permudah wisatawan, Pemuda Kobar ciptakan aplikasi "Get Kobar Tourism"
Rabu, 1 November 2023 15:58 WIB
Muhammad Taufikurahman berfoto dengan ibunda usai wisuda di STIMIK Palangka Raya. ANTARA/HO-Muhammad Taufikurahman.
Palangka Raya (ANTARA) - Seorang pemuda kelahiran Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, bernama Muhammad Taufikurahman menciptakan platform aplikasi berbasis web, sebagai upaya mempermudah para wisatawan domestik maupun mancanegara mendapatkan informasi saat berkunjung ataupun berwisata ke daerah setempat.
Aplikasi bernama "Get Kobar Tourism" itu berisi berbagai informasi terkait lokasi, rute, harga tiket hingga fasilitas pendukung di seluruh objek wisata yang ada di Kotawaringin Barat, kata Taufikurahman melalui pesan singkat diterima di Palangka Raya, Rabu.
"Ada juga informasi penunjang lainnya, yakni tempat penginapan, restoran, toko oleh-oleh, biro travel dan lainnya yang ada di Kobar. Jadi, aplikasi ini benar-benar mempermudah para wisatawan yang datang ke Kobar," tambahnya.
Lulusan Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Palangka Raya ini termotivasi membuat aplikasi "Get Kobar Touris", karena ingin berkontribusi terhadap kemajuan sektor pariwisata di Kobar. Dirinya juga ingin terlibat aktif mempromosikan objek-objek wisata di Kobar ke para wisatawan domestik maupun mancanegara.
Taufikurahman mengatakan, apabila sektor pariwisata di Kobar berkembang pesat, akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian, terciptanya lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Produk-produk UMKM yang ada di Kobar pun semakin banyak konsumennya.
"Untuk itulah, saya ingin karya saya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Kotawaringin Barat," ucapnya.
Baca juga: Pemuda Kobar diajak tingkatkan penguasaan teknologi dan informasi
Dia mengakui bahwa aplikasi "Get Kobar Touris" belum terlalu sempurna dan masih hanya mencakup wilayah Kobar. Namun, dirinya memastikan akan terus berupaya mengembangkannya, dan mampu mencakup seluruh kabupaten/kota di Kalteng.
"Saya tentunya tak berpuas diri, tetapi terus mengembangkannya, agar aplikasi ini bisa mencakup kabupaten/Kota se-Kalteng. Tentunya saya tidak bisa sendiri, diperlukan kerjasama dengan berbagai stakeholder terkait," demikian Taufikurahman.
Baca juga: Pemkab Kobar usulkan pembangunan KEK ke pemerintah pusat
Baca juga: Pemkab dukung penuh skema pengelolaan perhutanan sosial di Kobar
Baca juga: Pj Bupati serahkan bantuan paket pompa air kepada 518 petani di Kobar
Aplikasi bernama "Get Kobar Tourism" itu berisi berbagai informasi terkait lokasi, rute, harga tiket hingga fasilitas pendukung di seluruh objek wisata yang ada di Kotawaringin Barat, kata Taufikurahman melalui pesan singkat diterima di Palangka Raya, Rabu.
"Ada juga informasi penunjang lainnya, yakni tempat penginapan, restoran, toko oleh-oleh, biro travel dan lainnya yang ada di Kobar. Jadi, aplikasi ini benar-benar mempermudah para wisatawan yang datang ke Kobar," tambahnya.
Lulusan Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Palangka Raya ini termotivasi membuat aplikasi "Get Kobar Touris", karena ingin berkontribusi terhadap kemajuan sektor pariwisata di Kobar. Dirinya juga ingin terlibat aktif mempromosikan objek-objek wisata di Kobar ke para wisatawan domestik maupun mancanegara.
Taufikurahman mengatakan, apabila sektor pariwisata di Kobar berkembang pesat, akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian, terciptanya lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Produk-produk UMKM yang ada di Kobar pun semakin banyak konsumennya.
"Untuk itulah, saya ingin karya saya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Kotawaringin Barat," ucapnya.
Baca juga: Pemuda Kobar diajak tingkatkan penguasaan teknologi dan informasi
Dia mengakui bahwa aplikasi "Get Kobar Touris" belum terlalu sempurna dan masih hanya mencakup wilayah Kobar. Namun, dirinya memastikan akan terus berupaya mengembangkannya, dan mampu mencakup seluruh kabupaten/kota di Kalteng.
"Saya tentunya tak berpuas diri, tetapi terus mengembangkannya, agar aplikasi ini bisa mencakup kabupaten/Kota se-Kalteng. Tentunya saya tidak bisa sendiri, diperlukan kerjasama dengan berbagai stakeholder terkait," demikian Taufikurahman.
Baca juga: Pemkab Kobar usulkan pembangunan KEK ke pemerintah pusat
Baca juga: Pemkab dukung penuh skema pengelolaan perhutanan sosial di Kobar
Baca juga: Pj Bupati serahkan bantuan paket pompa air kepada 518 petani di Kobar
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasca libur Lebaran, Bupati Kotawaringin Barat minta ASN maksimalkan pelayanan
26 March 2026 14:21 WIB
Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
18 March 2026 19:09 WIB
Harga bahan pangan di Pasar Indrasari Pangkalan Bun berfluktuasi jelang Lebaran
17 March 2026 14:46 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Pasca libur Lebaran, Bupati Kotawaringin Barat minta ASN maksimalkan pelayanan
26 March 2026 14:21 WIB
Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
18 March 2026 19:09 WIB
Harga bahan pangan di Pasar Indrasari Pangkalan Bun berfluktuasi jelang Lebaran
17 March 2026 14:46 WIB