Sampit (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 Kalimantan menyatakan telah mempersiapkan sebaik mungkin fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah demi kenyamanan penumpang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Kami telah memastikan seluruh terminal penumpang di wilayah kerja kami memiliki fasilitas umum seperti fasilitas ruang tunggu, ruang menyusui, mushola hingga ruang kesehatan dipastikan siap melayani arus mudik lebaran tahun ini," kata Manager Terminal Pelabuhan Sampit Tri Purbo Waluyojati di Sampit, Kamis.

Menurut Tri, jumlah pemudik melalui jalur laut pada arus mudik lebaran tahun ini berpotensi terjadi peningkatan. Hal tersebut pasca ditambahkannya hari libur lebaran dan cuti bersama oleh pemerintah.

Pelindo Regional 3 Kalimantan Pelabuhan Sampit mencatat, setidaknya terdapat sekitar 31.575 orang yang mudik melalui Pelabuhan Sampit pada musim mudik Lebaran 2023 lalu. 

Tahun ini jumlah pemudik melalui Pelabuhan Sampit diprediksi akan mengalami lonjakan yang signifikan dibanding sebelumnya. Diprediksi angka penumpang pada mudik Lebaran 2024 ini akan mencapai 37.000 orang.

Baca juga: Beras penyumbang inflasi tertinggi di Sampit pada Maret 2024

Untuk itulah, terminal penumpang dan RoRo di Pelabuhan Sampit disiapkan untuk melayani arus mudik Lebaran yang diprediksi meningkat. Sejumlah langkah antisipasi tersebut diantara meliputi penyiapan terminal penumpang.

Tri menjelaskan, persiapan itu di antaranya adalah penyiapan berbagai fasilitas keamanan dan kenyamanan hingga kesehatan bagi pemudik, baik yang tiba maupun berangkat dari terminal penumpang. 

Sejumlah fasilitas tersebut di antaranya adalah ruang tunggu bagi calon penumpang, Posko Mudik Lebaran, ruang laktasi, counter check-in hingga penambahan petugas jaga dan CCTV guna memastikan keamanan bagi calon pemudik.

“Kami telah melakukan persiapan dan koordinasi intens dengan internal perusahaan dan stake holder terkait seperti Otoritas Pelabuhan dan perusahaan pelayaran untuk memastikan seluruh layanan untuk pemudik terpenuhi,” jelas Tri.

Ditambahkannya, Pelindo adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan. Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pelindo mengelola pelabuhan yang tersebar di 32 provinsi di Indonesia. 

Pelindo menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa kepelabuhanan yang memiliki peran kunci guna menjamin kelangsungan dan kelancaran angkutan laut. Dengan tersedianya prasarana transportasi laut yang memadai, Pelindo mampu menggerakkan serta mendorong kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.
 
Baca juga: BKPSDM ingatkan ASN di Kotim tak tambah libur dan cuti Lebaran

Baca juga: DPRD Kotim berharap jalan tembus menuju Pelabuhan Bagendang segera terwujud

Baca juga: Dishub Kotim terus pantau ketersediaan angkutan mudik Lebaran

Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024