ANTARA siap jadi 'media hub' di IKN
Rabu, 5 Juni 2024 13:30 WIB
Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Irfan Junaidi (tengah) di ruang kerja Radio Republik Indonesia (RRI) di IKN, Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2024). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
IKN, Kalimantan Timur (ANTARA) - Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Irfan Junaidi mengatakan ANTARA siap menjadi "media hub" bagi media massa nasional maupun internasional di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
"Kami menyiapkan tempat untuk bisa menjadi sebagai media hub. Jadi teman-teman media lain dari dalam dan luar negeri yang kebetulan ingin meliput tentang IKN, ingin melihat situasi ini dan memerlukan tempat untuk bekerja, menulis laporan, mengolah
foto, mengedit, mengirim, silakan ruangan ANTARA (di IKN) bisa dimanfaatkan," ujar Irfan di IKN, Kalimantan Timur, Rabu.
Dalam sesi wawancara dengan Radio Republik Indonesia (RRI) berkaitan keberadaan ruang kerja Perum LKBN ANTARA di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN, Irfan menyampaikan ANTARA menyadari bahwa tidak mudah bagi sebuah media untuk hadir atau membangun kantornya di IKN. Hal ini menyulitkan media untuk bisa meliput di IKN.
"Maka ANTARA membantu menyiapkan (ruang kerja). Silakan ke IKN, kami ada tempat untuk ngopi, nongkrong, bikin berita, mengedit foto, video atau podcast. Bisa singgah juga di ANTARA," ujar dia.
Dia berharap kehadiran ANTARA di IKN selain untuk memberitakan sekaligus menyosialisasikan perkembangan pembangunan dan keberadaan ibu kota baru, juga bisa membantu media lain agar bisa maksimal dalam melakukan peliputan dan pemberitaan di IKN.
"Mudah-mudahan dengan mereka sekali datang ke IKN bisa mendapatkan semua dan eksposurenya bisa lebih maksimal, dan apa yang terjadi di IKN, apa yang menjadi rencana besar bisa terlaksana dengan baik," ujar Irfan.
"Kami menyiapkan tempat untuk bisa menjadi sebagai media hub. Jadi teman-teman media lain dari dalam dan luar negeri yang kebetulan ingin meliput tentang IKN, ingin melihat situasi ini dan memerlukan tempat untuk bekerja, menulis laporan, mengolah
foto, mengedit, mengirim, silakan ruangan ANTARA (di IKN) bisa dimanfaatkan," ujar Irfan di IKN, Kalimantan Timur, Rabu.
Dalam sesi wawancara dengan Radio Republik Indonesia (RRI) berkaitan keberadaan ruang kerja Perum LKBN ANTARA di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN, Irfan menyampaikan ANTARA menyadari bahwa tidak mudah bagi sebuah media untuk hadir atau membangun kantornya di IKN. Hal ini menyulitkan media untuk bisa meliput di IKN.
"Maka ANTARA membantu menyiapkan (ruang kerja). Silakan ke IKN, kami ada tempat untuk ngopi, nongkrong, bikin berita, mengedit foto, video atau podcast. Bisa singgah juga di ANTARA," ujar dia.
Dia berharap kehadiran ANTARA di IKN selain untuk memberitakan sekaligus menyosialisasikan perkembangan pembangunan dan keberadaan ibu kota baru, juga bisa membantu media lain agar bisa maksimal dalam melakukan peliputan dan pemberitaan di IKN.
"Mudah-mudahan dengan mereka sekali datang ke IKN bisa mendapatkan semua dan eksposurenya bisa lebih maksimal, dan apa yang terjadi di IKN, apa yang menjadi rencana besar bisa terlaksana dengan baik," ujar Irfan.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waket DPRD Kalteng ajak masyarakat tak terprovokasi isu perubahan mekanisme Pilkada
27 January 2026 15:28 WIB
Waket DPRD Kalteng minta APH perkuat kolaborasi dalam mengatasi kejahatan perkebunan
05 January 2026 14:15 WIB
Waket DPRD Kalteng dorong penguatan edukasi kesehatan tekan penyebaran HIV/AIDS
09 December 2025 16:38 WIB
DPRD minta Pemprov Kalteng negosiasi agar pemerintah pusat tidak turunkan TKD
22 October 2025 16:02 WIB
Libatkan pemda kelola lahan sitaan, penjarahan kelapa sawit harus disikapi serius
30 September 2025 16:46 WIB
DPRD Kalteng sebut digitalisasi pajak kendaraan permudah warga tunaikan kewajiban
01 July 2025 15:24 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
AKBP Didik dicopot dari jabatan Kapolres Bima Kota terkait dugaan kasus narkoba
12 February 2026 17:22 WIB