Sampit (ANTARA) - Jumlah penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang masih menganggur hingga 2024 sebanyak 10.133 orang dengan kelompok terbanyak yaitu lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
"Terkait penyebabnya, perlu diteliti lebih lanjut. Kami di BPS tidak sampai menganalisis lebih lanjut. Tugas utama kami sebatas memotret kondisi di lapangan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur, Eddy Surahman di Sampit, Jumat.
Kondisi ketenagakerjaan pada tahun 2024 di Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 10.133 penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur yang masih menganggur. Terdiri dari 2.251 di antaranya laki-laki, sedangkan sisanya berjenis kelamin perempuan.
Ditinjau dari pendidikan terakhir yang ditamatkan, pengangguran terbuka di Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024 didominasi oleh tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tercatat 60,49 persen pengangguran terbuka berasal dari penduduk tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA), kemudian disusul oleh tamatan Sekolah Dasar (SD).
"Mungkin bisa dari dinas instansi terkait dan berwenang karena banyak faktor yang bisa menyebabkan lulusan SMA ini banyak yg menganggur," timpal Eddy.
Baca juga: Pemkab Kotim berharap PT Sampit tetap beroperasi
Lebih jauh jika dilihat dari kelompok umur penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja, diperoleh informasi bahwa penduduk pada kelompok umur 35 ke atas adalah yang paling banyak bekerja yaitu sebanyak 136.507 penduduk atau 65,44 persen.
Berdasarkan lapangan pekerjaan utamanya, penduduk 15 tahun keatas di Kabupaten Kotawaringin Timur didominasi oleh lapangan pekerjaan utama di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan.
Jumlahnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan lapangan pekerjaan lain yaitu sebesar 45,14 persen. Disusul oleh lapangan pekerjaan utama perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi yang berjumlah 43,14 persen.
"Jumlah ini menunjukkan bahwa masih sektor di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan saat ini sudah menjadi penopang kehidupan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan banyaknya perkebunan sawit yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur," tambahnya.
Sementara itu dilihat menurut status pekerjaannya, penduduk usia 15 tahun ke atas di Kabupaten Kotawaringin Timur 2024 mayoritas adalah buruh atau karyawan atau pegawai.
Sebesar 48,24 persen penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja adalah sebagai buruh atau karyawan atau pegawai. Penduduk 15 tahun ke atas yang berusaha sendiri ada pada urutan kedua dengan 23,55 persen.
"Hal ini menunjukkan mulai tertariknya masyarakat untuk mengembangkan usaha sendiri atau berwirausaha sendiri. Jika tren ini bisa terus dikembangkan akan memberikan dampak perekonomian yang lebih kuat dan pembukaan lapangan usaha yang lebih luas untuk penduduk di Kabupaten Kotawaringin Timur," demikian Eddy Surahman.
Baca juga: Pemkab Kotim optimalkan PAD sikapi efisiensi anggaran
Baca juga: DPRD Kotim soroti nasib program ekskavator setiap kecamatan
Baca juga: Legislator soroti kasus dugaan perdagangan remaja di Kotim