Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong menyatakan dirinya bersama Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing telah menyusun visi misi, yang akan diselaraskan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto.

“Visi kami dalam masa kepemimpinan lima tahun ke depan adalah Mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang Berkelanjutan, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri,” ucapnya saat rapat paripurna di Kuala Kurun, Senin.

Sedangkan untuk misi adalah peningkatan pembangunan infrastruktur wilayah yang terintegrasi dan berkelanjutan, lalu peningkatan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berbudaya dan berdaya saing.

Misi lainnya adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif atau dapat dinikmati dan diakses oleh seluruh kalangan, serta peningkatan reformasi birokrasi.

Baca juga: Karang Taruna Gumas selenggarakan Pesantren Ramadhan, tanamkan nilai Islam bagi generasi muda

Visi misi tadi akan disempurnakan dan dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gumas 2025-2029, dan disahkan melalui peraturan daerah.

Di sisi lain, visi Presiden RI dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yakni Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Adapun untuk misi terdiri dari delapan yang biasa dikenal dengan sebutan Asta Cita, yang telah disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

“Penyempurnaan dan penyelarasan nantinya terutama terhadap tujuan, sasaran, program dan kegiatannya, serta target capaian yang akan kita rencanakan dalam lima tahun ke depan,” bebernya.

Lebih lanjut, mengawali masa jabatan pada periode kedua Jaya-Efrensia juga telah menyusun program 100 hari, yang telah disampaikan usai keduanya resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gumas, 20 Februari 2025.

Program 100 hari kerja berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gumas, dirancang untuk memberi dampak nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, serta telah diselaraskan dengan delapan program hasil terbaik cepat Presiden RI.

Beberapa program yang dimaksud antara lain bedah rumah, penanganan jalan kabupaten, beasiswa tepat sasaran, optimalisasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, optimalisasi jaminan kesehatan dan jaminan sosial, serta peningkatan disiplin ASN.

Untuk memastikan program 100 hari berjalan sesuai rencana, ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah terkait agar fokus, dan melakukan koordinasi lintas sektor secara intensif sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Selain itu monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap tahapan dan target capaian harus dilakukan,” demikian Jaya.

Baca juga: Pemkab Gumas paparkan rencana penggunaan DBH Sawit 2025

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Gunung Mas berganti

Baca juga: Pemkab Gumas vaksinasi puluhan sapi cegah penyakit mulut dan kuku


Pewarta : Chandra
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2025