Palangka Raya (ANTARA) - Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan transformasi pelayanan dengan mengedepankan pendekatan terpadu melalui enam bidang standar pelayanan minimal (SPM).
"Jika dulu posyandu berfokus pada pelayanan kesehatan, maka kini posyandu memberi layanan dengan enam standar pelayanan minimal," kata Ketua TP Posyandu Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran di Palangka Raya, Sabtu.
Adapun enam standar dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
"Ini sebagai wujud perhatian pada layanan dasar kepada masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Pemprov Kalteng-Turki jajaki kerja sama budaya dan pariwisata
Hal ini juga selaras dengan visi dan misi Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang melaksanakan pembangunan dari desa ke kota, serta memprioritaskan pelayanan kesehatan masyarakat secara merata dan berkeadilan.
"Enam SPM ini adalah perintah dari pusat dan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mensosialisasikannya di setiap kabupaten dan kota," tuturnya.
Sebagai komitmen terhadap program tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menitipkan sejumlah bantuan yang diserahkan Ketua TP Posyandu Kalteng dan disalurkan melalui enam bidang SPM.
Di bidang pendidikan disalurkan 100 paket bingkisan berupa kotak pensil dan alat tulis bagi anak-anak PAUD, di bidang kesehatan berupa timbangan bayi,timbangan injak dan Pita Lila (alat ukur lingkar lengan atas untuk mendeteksi masalah gizi pada anak), bidang pekerjaan umum juga diserahkan satu set peralatan sanitasi air bersih.
Di bidang keempat di perumahan rakyat juga bantuan berupa bedah rumah. dengan pemberian secara simbolis pada 3 kepala keluarga yang menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.
Dan bidang kelima yaitu ketentraman dan ketertiban umum perlindungan masyarakat juga diserahkan berupa alat pemadaman api ringan dan bidang keenam yaitu bidang sosial memberikan 20 paket sembako yang berisi gula, minyak goreng, dan makanan ringan.
Baca juga: Gubernur Kalteng prioritaskan peningkatan PAD, tekankan perusahaan wajib penuhi berbagai aturan
Baca juga: Plt Kadisdik Kalteng apresiasi langsung guru SMKN 3 Buntok berprestasi
Baca juga: DPMPTSP: Pergub PAD pastikan perusahaan berkontribusi terhadap pembangunan di Kalteng