Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i mengatakan kunjungan dan pertemuan dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah di antaranya membahas rencana pembangunan jalan yang bersinggungan dengan akses jalan nasional.
“Tujuan utama kami adalah melakukan konsultasi sekaligus koordinasi dengan Balai Jalan Nasional terkait penggunaan jalan yang juga masuk dalam kewenangan nasional,” kata Ahmad Rifa’i dalam keterangan yang diterima di Pulang Pisau, Rabu.
Dia mengatakan pemerintah setempat mendapat penjelasan teknis mengenai aturan pemanfaatan jalan nasional, termasuk hal-hal yang tidak boleh dilanggar dan yang masih menjadi kewenangan Balai Jalan Nasional.
“Pihak Balai Jalan Nasional telah menjelaskan mana saja aturan yang bisa diikuti, termasuk batasan yang tidak boleh kami masukkan dalam perencanaan pembangunan,” jelasnya.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau tinjau perkembangan peningkatan jalan penghubung desa
Dirinya berharap silaturahmi yang terjalin dapat memperkuat perhatian pemerintah pusat, khususnya Balai Jalan Nasional terhadap Kabupaten Pulang Pisau dalam pembangunan jalan.
“Semoga melalui komunikasi dan silaturahmi ini, Balai Jalan Nasional dapat semakin memperhatikan kebutuhan pembangunan di Pulang Pisau,” ujarnya.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Tengah Robert Himawan Hamiseno menanggapi positif usulan Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa`i, namun juga menekankan perlunya pembahasan teknis lebih lanjut bersama tim perencana, agar tidak terjadi kekeliruan dalam konstruksi.
“Hal ini agar eksekusi dalam perencanaan dan pembangunan nantinya benar-benar sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” terang Robert Himawan.
Robert Himawan juga menegaskan perlunya koordinasi lebih intensif dengan Dinas Perhubungan maupun Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), agar tata kelola lalu lintas pada simpang yang terdampak pembangunan dapat diatur lebih komprehensif dan aman.
“Untuk penataan lalu lintas, sebaiknya lebih detail dibicarakan dengan Dinas Perhubungan serta BPTD wilayah setempat,” terangnya.
Ia menyampaikan dengan perencanaan matang, pembangunan jalan di Pulang Pisau tidak hanya menekankan aspek konstruksi, tetapi juga mencakup keselamatan, kenyamanan, serta keindahan tata ruang sesuai dengan harapan masyarakat.
“Jika desain konstruksi jalan dan manajemen lalu lintas disusun dengan baik, maka keselamatan pengguna jalan bisa dijaga, kenyamanan ditingkatkan, serta keindahan jalan bisa diwujudkan secara maksimal,” demikian Robert Himawan Hamiseno.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau panen jagung bangkitkan ekonomi masyarakat
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau tekankan RKPDes dan APBDes mengacu isu nasional
Baca juga: Pemkab Pulpis tegaskan kebijakan pembangunan tetap sentuh kepentingan rakyat