Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Zulkadri melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Pendataan Pajak Daerah Erni Anitasari mengatakan stan atau etalase Bapenda di Mal Pelayanan Publik (MPP) menempati posisi kedua tertinggi dalam jumlah pelayanan .

"Jumlah layanan sebanyak 246, berada di bawah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang mencatat 527 layanan," kata Erni Anitasari di Pulang Pisau, Kamis. 

Erni mengatakan peningkatan ini salah satunya disebabkan oleh sistem pelayanan pajak yang kini terpusat sepenuhnya di MPP. Ia menyebutkan tidak ada lagi aktivitas pelayanan di kantor Bapenda sehingga seluruh masyarakat diarahkan untuk melakukan proses administrasi pajak di MPP agar lebih terintegrasi dan efisien.

“Hal ini juga membantu petugas memberikan pelayanan lebih cepat, transparan, dan terkoordinasi dengan baik,” ujarnya.

Dirinya menilai meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak turut menjadi faktor penting yang mendorong naiknya angka pelayanan Bapenda. Menurutnya, masyarakat kini memahami pajak memiliki peran besar dalam menunjang pembangunan Kabupaten Pulang Pisau di berbagai sektor strategis.

Baca juga: Wabup Pulang Pisau tekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan Tagana

“Mereka tahu pajak bukan sekadar kewajiban, tapi kontribusi nyata bagi pembangunan Pulang Pisau yang lebih maju dan mandiri,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Bapenda terus berupaya melakukan pendekatan serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu. Upaya ini termasuk memberikan kemudahan dalam proses pembayaran, baik melalui sistem online maupun loket khusus di MPP.

“Kami rutin turun ke lapangan, melakukan sosialisasi, dan menyediakan berbagai kemudahan agar masyarakat tidak kesulitan saat ingin memenuhi kewajiban pajaknya,” terang Erni.

Ia berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelayanan yang semakin baik, kontribusi pajak dapat terus mendukung pembangunan daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun program layanan publik yang dibutuhkan masyarakat Pulang Pisau.

“Harapan kami, setiap pajak yang dibayarkan masyarakat kembali dalam bentuk pembangunan nyata, seperti jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta layanan publik yang makin berkualitas,” demikian Erni Anitasari.

Baca juga: Bapenda Pulang Pisau ingatkan masyarakat batas akhir pembayaran PBB-P2

Baca juga: Wabup Pulang Pisau imbau pemuda hindari kegiatan negatif

Baca juga: Enam atlet Pulang Pisau siap bertanding di Popnas dan Perapenas