
Satu tahun kepemimpinan Rifa'i-Jayadi, persoalan infrastruktur masih menjadi prioritas

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i mengatakan selama satu tahun masa kepemimpinannya Rifa’i-Jayadi, pemerintah setempat tetap memprioritaskan keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
"Salah satu fokus utama adalah penuntasan berbagai persoalan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Sebangau yang selama ini menjadi keluhan masyarakat," kata Ahmad Rifa'i di Pulang Pisau, Minggu malam.
Ia juga menjelaskan pembangunan akses jalan menuju Desa Cemantan Kecamatan Kahayan Kuala juga terus dilanjutkan. Pemerintah setempat berkomitmen menertibkan parkir liar serta mencari solusi atas aktivitas truk yang melintasi perlintasan Jalan Trans Kalimantan.
"Penataan rest area Kabupaten Pulang Pisau kembali masuk dalam agenda tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pembenahan kawasan serta peningkatan kualitas pelayanan publik," jelasnya.
Ahmad Rifa’i menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang dijalani. Ia menilai banyak tantangan dihadapi selama masa tersebut, namun seluruhnya dapat dilalui bersama melalui kerja sama, komitmen dan dukungan berbagai pihak demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Berbagai cobaan dapat kita lalui dengan baik dan sukses bersama, pada tahun 2026 pemerintah daerah tetap berpedoman pada usulan masyarakat,” ujar Rifa’i.
Baca juga: Dinsos Pulang Pisau dampingi penanganan tiga kasus pelecehan anak
Dia mengakui, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pulang Pisau masih terbatas. Meski begitu, dia menegaskan keterbatasan anggaran tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berhenti berinovasi, berkreasi serta terus mencari terobosan demi peningkatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Inovasi tetap harus dilakukan. Sektor kesehatan dan pendidikan memiliki porsi tersendiri yang tetap difokuskan untuk kepentingan masyarakat," terangnya.
Tantangan ke depan bukan hanya soal keterbatasan anggaran, melainkan bagaimana memastikan setiap rupiah yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien dalam mendukung program pembangunan daerah.
Penggunaan anggaran, lanjutnya, harus benar-benar tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Baca juga: Dinkes Pulang Pisau layani CKG pengunjung Pasar Ramadhan
Baca juga: Warga Pulang Pisau berebut sembako murah persiapan hadapi Ramadhan
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau ramaikan Pasar Ramadhan bagikan kupon berhadiah
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
