Palangka Raya (ANTARA) - Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FKIP UMPR) menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Model Etno Realistic Mathematics Education (ETNO-RME) bagi guru-guru sekolah dasar di Kota Palangka Raya pada Senin, 10 November 2025, bertempat di Auditorium FKIP UMPR.

"Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru dari berbagai SD negeri dan swasta di Palangka Raya. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan ETNO-RME sebuah model pembelajaran matematika realistik yang dipadukan dengan unsur budaya lokal Kalimantan Tengah," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FKIP UMPR Misyanto MPd di Palangka Raya, Kamis.

Melalui pendekatan ini, guru diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, bermakna, dan dekat dengan pengalaman hidup siswa.

Tim dosen UMPR tingkatkan kompetensi pembelajaran lewat model etno RME di Palangka Raya. (ANTARA/UMPR)

Misyanto menyampaikan bahwa integrasi budaya lokal dalam pembelajaran menjadi langkah strategis untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus meningkatkan efektivitas proses belajar.

“ETNO-RME bukan hanya soal memahami konsep matematika secara realistik, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya Dayak agar siswa merasa pembelajaran lebih relevan dan menyenangkan,” ujarnya.

Pelatihan ini menyajikan berbagai materi kepada seluruh peserta tentang konsep dasar ETNO-RME, strategi implementasi di kelas, serta praktik langsung perancangan perangkat pembelajaran. Peserta juga dilibatkan dalam sesi diskusi dan simulasi mengajar untuk memastikan pemahaman yang komprehensif.

Tim pengabdian masyarakat FKIP UMPR berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperluas penggunaan ETNO-RME di berbagai sekolah dasar, sehingga mampu berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Palangka Raya dan Kalimantan Tengah.

Baca juga: Tim PKM FBIT UMPR latih pembuatan konten dakwah digital bagi remaja

Baca juga: Tim PKM Fisipol UMPR kenalkan konsep ekowisata berkelanjutan

Baca juga: Dosen FK UMPR raih penghargaan "Best Oral Presentation" di Korea Selatan