Kasongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam mencegah potensi konflik sosial.

Salah satunya dengan menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kalimantan Tengah Tahun 2025, di Aula Rahan Pumpung Hapakat, Kantor Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa.

"rakor ini menjadi kesempatan penting untuk menyatukan persepsi dan meningkatkan kemampuan FKDM dalam membaca dinamika sosial di tingkat daerah," kata Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Katingan, Wanto di Kasongan, kemarin.

Dia mengatakan, rakor tersebut sangat strategis karena membantu kami memperbarui pemahaman terhadap isu-isu yang berpotensi memicu konflik.

"FKDM harus menjadi garda terdepan dalam deteksi dini sehingga pemerintah bisa mengambil tindakan cepat dan tepat,” jelas Wanto.

Dia mengatakan bahwa percepatan arus informasi dan perubahan sosial di masyarakat menuntut FKDM untuk semakin aktif mengumpulkan data, menganalisis potensi kerawanan, serta menyampaikan rekomendasi yang terukur.

“Sebagai mitra pemerintah, FKDM perlu memiliki analisis yang kuat. Informasi yang disampaikan harus valid dan berdasarkan kondisi lapangan karena itu menjadi dasar pengambilan keputusan,” tambahnya.

Kegiatan rakor menghadirkan narasumber dari Ditjen Polpum Kemendagri RI, BINDA Kalteng, dan Polda Kalteng dengan pembahasan materi terkait peran FKDM, strategi deteksi dini, hingga penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Selain pemaparan materi, peserta juga melakukan diskusi terbuka mengenai perkembangan situasi sosial di berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Berbagai potensi kerawanan dibahas untuk mencari langkah mitigasi bersama agar tidak berkembang menjadi konflik.

Rakor tersebut diikuti oleh jajaran Kesbangpol Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, pengurus FKDM tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskomin) Provinsi Kalteng.

"Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap peran FKDM semakin maksimal sebagai garda awal deteksi dini, sehingga stabilitas dan keamanan daerah dapat terjaga dengan baik," jelasnya.