
TP-PKK Katingan perkuat peran kader tekan stunting

Kasongan (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat peran kader dalam upaya menekan angka stunting dan menangani berbagai persoalan sosial di tingkat keluarga.
Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, saat kegiatan Pembinaan Sepuluh Program Pokok PKK di Aula Kecamatan Sanaman Mantikei, kemarin mengatakan, kader PKK memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita.
“PKK berada di garis depan dalam edukasi pola asuh, pemenuhan gizi seimbang, sanitasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui Posyandu. Jika dijalankan secara konsisten, upaya penurunan stunting akan lebih efektif,” katanya.
Dia juga menekankan, stunting masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan pendekatan langsung dan berkelanjutan kepada keluarga.
Pada kegiatan itu, Sumiati juga didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP-PKK Katingan, Tri Windarti Firdaus.
Sumiati juga menyoroti meningkatnya tantangan sosial di tengah masyarakat, seperti pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkoba, hingga judi online yang berdampak pada ketahanan keluarga. Kemudian, menilai Sepuluh Program Pokok PKK menjadi instrumen penting dalam memperkuat fondasi keluarga sebagai unit terkecil pembangunan.
Baca juga: Bupati Katingan tekankan 39 pejabat baru dilantik jalankan tanggung jawab
“Program PKK bukan sekadar rutinitas, tetapi gerakan nyata yang menyentuh langsung kehidupan keluarga. Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas keluarga,” tegasnya.
Dalam pembinaan tersebut, TP-PKK Kabupaten Katingan turut mendorong peningkatan kapasitas kader melalui penguatan peran masing-masing Kelompok Kerja (Pokja).
Fokus penguatan mencakup pencegahan pernikahan usia anak dan penyalahgunaan narkoba, peningkatan literasi dan ekonomi keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan, hingga pemenuhan gizi anak melalui pemberian makanan tambahan pendamping ASI.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Katingan, Ponny Natalia, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan desa dan kecamatan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program PKK benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan pembinaan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik Pokja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemahaman kader dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata di tingkat desa dan kelurahan.
Melalui penguatan peran kader PKK tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap upaya pencegahan stunting, penguatan ketahanan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Sanaman Mantikei dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Baca juga: Solidaritas antardaerah, Kotim salurkan bantuan korban kebakaran di Katingan
Baca juga: Pasar Kasongan berkobar, belasan toko dan sekolah hangus terbakar
Baca juga: Kodim 1019/Katingan kumpulkan kades bahas Koperasi Merah Putih
Pewarta : Naslee-Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
