Logo Header Antaranews Kalteng

Babinsa di Lamandau berhasil cegah praktik penangkapan ikan ilegal

Kamis, 5 Maret 2026 19:01 WIB
Image Print
Babinsa bersama pihak terkait lainnya usai mencegah praktik penangkapan ikan secara ilegal dan kemudian memberikan edukasi sebagai bagian dari giat komsos di Kecamatan Bulik, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Nanga Bulik (ANTARA) - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1017-01/Bulik Sertu Sri Wiyono berhasil mencegah praktik penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Kami berhasil melakukan penindakan terhadap praktik illegal fishing dengan metode menyetrum ikan yang ditemukan di wilayah Desa Batu Kotam," kata Sri Wiyono dihubungi dari Nanga Bulik, Kamis.

Oknum masyarakat yang hendak melakukan penyetruman ikan tersebut kemudian diedukasi agar tidak kembali melakukan perbuatan yang melanggar aturan.

Sri Wiyono memaparkan tindakan ini merupakan implementasi dari kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat yang pihaknya laksanakan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi aparat teritorial TNI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan, kelestarian sumber daya alam, serta memperkuat kerukunan antarwarga.

"Tindakan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian ekosistem perairan tawar yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat," terangnya.

Baca juga: Pemkab Lamandau gelar Gerakan Pangan Murah jelang Idul Fitri

Selain penindakan, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan yang merusak lingkungan seperti menggunakan alat setrum, pukat harimau maupun bahan kimia.

"Praktik tersebut dapat menyebabkan pencemaran air serta merusak ekosistem perairan tawar yang berdampak pada keberlangsungan sumber daya perikanan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Melalui kegiatan komsos bersama-sama kita jaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi tersebut berdampak positif terhadap aktivitas warga yang dapat bekerja dengan tenang, sehingga roda perekonomian masyarakat berjalan lancar," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Lamandau gelar Safari Ramadhan di Belantikan Raya, perkuat silaturahmi dan kebersamaan

Baca juga: Bupati Lamandau terima kunjungan BPK RI

Baca juga: Bupati Lamandau hadiri pengajian Miftahul Huda, tegaskan pentingnya penguatan nilai spiritual



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026