Jakarta (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menginstruksikan percepatan finalisasi desain tiga jembatan strategis melintasi Sungai Barito yakni Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo dan Jembatan Lahei dalam rapat konsolidasi teknis di Jakarta, Kamis.

"Waktu terus berjalan. Kita harus tahu apa yang perlu dilakukan dan strategi apa yang harus dimainkan. Jangan ada lagi kata tunda, karena jika kita lambat di tahap desain, maka seluruh proses pembangunan juga akan ikut terlambat,” kata Shalahuddin memimpin pertemuan didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan serta Sekretaris Daerah Muhlis dan seluruh tim teknis terkait. 

Menurut Shalahuddin, pertemuan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya kendala teknis yang berpotensi menghambat dimulainya tahapan konstruksi fisik pada 2026.

Bupati menegaskan pentingnya manajemen waktu, ketepatan strategi, serta komitmen seluruh pihak dalam menyelesaikan tahapan perencanaan secara optimal.

Konsolidasi desain, katanya, merupakan tahapan krusial agar pelaksanaan konstruksi nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis di lapangan.

“Hari ini saya kumpulkan semua tim teknis untuk konsolidasi desain tiga jembatan besar kita, yaitu Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei. Pesan saya jelas dan tegas, jangan ditunda-tunda,” tegas dia.

Ketiga jembatan tersebut merupakan proyek infrastruktur prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Tingkatkan fasilitas, Bupati Barut usulkan pengembangan Bandara HMS Muara Teweh ke Kemenhub

Baca juga: Koordinasi ke KPK, Bupati Barut tingkatkan integritas pemerintahan daerah

Jembatan Sikan-Tumpung Laung dan Jembatan Lemo diharapkan menjadi jalur alternatif yang mampu memangkas waktu tempuh dan biaya logistik, sementara Jembatan Lahei akan memperkuat akses dan konektivitas wilayah Barito Utara bagian utara.

Bupati menambahkan bahwa keberadaan jembatan-jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan akses layanan dasar.

“Tiga jembatan ini adalah kunci agar perjalanan menjadi lebih singkat, biaya logistik lebih murah, dan akses kesehatan serta pendidikan semakin mudah. Tidak ada waktu untuk bersantai, kita harus bergerak cepat demi Barito Utara yang maju dan sejahtera,” ujar Shalahuddin.

Dengan konsolidasi desain yang matang dan terukur, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis pembangunan tiga jembatan strategis tersebut dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Shalahuddin tingkatkan SDM aparatur melalui training ESQ

Baca juga: Bupati Shalahuddin tekankan kepemimpinan berintegritas pada ESQ Leadership

Baca juga: Bupati Barut pastikan pembangunan infrastruktur di Teweh Selatan--Montallat sesuai rencana