Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah M Yamin membenarkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin.
Rakornas ini menjadi forum strategis bagi kepala daerah dalam menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional, kata Yamin seperti dikutip dari MMC Bartim di Palangka Raya.
"Adapun tema rakornas tahun ini 'Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045'," ucapnya.
Berdasarkan jadwal kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Bartim dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian acara sejak pagi hari, diawali dengan registrasi peserta yang disertai penampilan paduan suara serta pemutaran video kebangsaan. Selanjutnya, Rakornas akan dibuka dengan penjelasan tata tertib oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri.
Pada sesi acara pembukaan, Bupati dan Wakil Bupati Bartim akan mengikuti laporan Menteri Dalam Negeri, pengarahan sekaligus pembukaan resmi oleh Presiden Republik Indonesia, serta pembacaan doa. Sesi pembukaan ini menjadi bagian penting dalam memberikan arah kebijakan nasional kepada seluruh pemerintah daerah.
Setelah jeda istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Panel I yang membahas kebijakan implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sesi ini, Bupati dan Wakil Bupati Bartim dijadwalkan mengikuti pengarahan dari sejumlah Menteri Koordinator, yang mencakup bidang politik dan keamanan, hukum dan HAM, pembangunan manusia dan kebudayaan, infrastruktur dan kewilayahan, pangan, perekonomian, serta pemberdayaan masyarakat.
Baca juga: Wabup Bartim resmikan Kantor baru resort GKE Pematang Karau
Selanjutnya, pada Sesi Panel II, pembahasan akan difokuskan pada implementasi program prioritas Presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, serta pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif. Materi akan disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Menteri Kesehatan, Menteri ESDM, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Badan Gizi Nasional.
"Sesi ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan di daerah," kata Yamin.
Rangkaian kegiatan Rakornas juga mencakup Sesi Panel III yang membahas stabilitas keamanan, penanganan bencana, serta pencegahan korupsi. Pada sesi ini, Bupati dan Wakil Bupati Bartim dijadwalkan mengikuti paparan dari Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara, yang menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam mendukung keberhasilan program prioritas nasional.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini direncanakan akan ditutup dengan pembacaan hasil Rakornas serta penutupan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, yang selanjutnya akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ke depan.
Baca juga: Tingkatkan kinerja, Bupati Bartim pimpin penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2026
Baca juga: BKPSDM Bartim sebut hoaks surat mutasi aparatur di lingkup sekolah
Baca juga: Wabup Bartim periode 2013-2018 meninggal, Bupati beserta sejumlah pejabat melayat