Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, menggunakan sepeda motor trail, meninjau langsung kondisi sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala dan Bataguh.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil jalan yang mengalami kerusakan, baik di wilayah Kapuas Kuala maupun Bataguh. Ini penting agar penanganannya bisa tepat dan menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Wiyatno di sela peninjauan, Selasa.

Peninjauan tersebut dilakukan di beberapa titik di antaranya akses menuju feri penyeberangan Lupak di Kecamatan Kapuas Kuala, ruas jalan di Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh, serta badan jalan menuju Pelabuhan Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala dengan menggunakan Sepeda Motor Trail.

Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jalan yang menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, distribusi barang, serta akses menuju kawasan pelabuhan dan sentra ekonomi masyarakat.

Wiyatno bersama rombongan memeriksa kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan dan berdialog dengan masyarakat setempat guna mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi pengguna jalan.

Dikatakannya, peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kondisi infrastruktur daerah tetap terjaga dan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

"Kita ada di G13 Blok C Kebun Sawit PT Hijau Pertiwi kebetulan kebun ini melintasi jalan menuju Pelabuhan Batanjung, kita nanti bekerja sama dengan pihak Kebun Sawit untuk merawat jalan ini sepanjang 8 Kilometer, semoga ke depan jalan ini menjadi bagus dan bisa dilewati masyarakat Terusan Mulya dan yang lainnya," harapnya.

Baca juga: Legislator Kapuas imbau warga pastikan rumah aman sebelum mudik Lebaran

Menurutnya, akses jalan menuju pelabuhan maupun jalur penghubung antar kecamatan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menegaskan, Pemkab Kapuas akan berupaya melakukan penanganan secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Selain itu, dirinya juga menilai akses Pelabuhan Batanjung memiliki peran strategis karena menjadi jalur penting bagi kegiatan logistik dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Kapuas dan Kalteng nantinya.

“Kita ingin memastikan akses menuju pelabuhan dan jalur penghubung antar wilayah tetap fungsional. Infrastruktur jalan yang baik akan sangat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta kelancaran distribusi barang,” tambahnya.

Wiyatno juga meminta perangkat daerah terkait untuk melakukan pendataan serta menyiapkan langkah penanganan agar ruas jalan yang rusak dapat segera ditangani sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan upaya perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Kapuas dapat terus dilakukan secara bertahap guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I. Sangkai, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kapuas, Teguh Yunianto, serta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.

Baca juga: Wabup Kapuas salurkan KHBS dan bantuan pangan ke warga Kecamatan Selat

Baca juga: Resmob Polres Kapuas berbagi di Bulan Suci Ramadhan

Baca juga: Bupati Kapuas tegaskan komitmen pemerataan pembangunan di 231 desa