Palangka Raya (ANTARA) - Bulog Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memacu penyaluran bantuan pangan yang merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional, dengan realisasi hingga saat ini telah menjangkau sekitar 43 ribu penerima manfaat.

Pimpinan Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana di Palangka Raya, Rabu, mengatakan total penerima bantuan pangan di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 205 ribu orang untuk periode Februari–Maret 2026.

“Untuk Kalimantan Tengah sendiri alhamdulillah penyaluran sudah terealisasi sekitar 43 ribu penerima. Kita berupaya selesaikan secepatnya,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap penerima bantuan pangan memperoleh beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak empat liter.

Pada hari ini, penyaluran bantuan antara lain dilakukan di Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangka Raya, dengan jumlah pagu sebanyak 608 penerima bantuan pangan. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan pembagian jadwal per RT guna menghindari antrean panjang.

“Di Kelurahan Tanjung Pinang pagunya 608 penerima dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tujuh hari dengan sistem pembagian jadwal per RT,” ujarnya.

Erwin menambahkan, penyaluran bantuan pangan di Kalimantan Tengah telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan, sehingga pihaknya telah memiliki pengalaman dalam menghadapi tantangan geografis wilayah yang luas.

Untuk mempercepat penyaluran, Bulog membagi tim distribusi yang bekerja secara serentak di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Dari 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah, Bulog memiliki lima kantor cabang yang menangani wilayah kerja masing-masing.

“Penyaluran dilakukan secara serentak, baik di kabupaten maupun kota, sehingga diharapkan seluruh wilayah dapat selesai dalam waktu yang bersamaan,” katanya.

Baca juga: Wagub Kalteng tegaskan pemprov gerak cepat tindaklanjuti perihal tambang rakyat

Secara total, Bulog menargetkan penyaluran beras bantuan pangan mencapai sekitar 4.100 ton, seiring dengan jumlah penerima sebanyak 205 ribu orang yang masing-masing memperoleh 20 kilogram beras.

Sementara itu, untuk minyak goreng dengan merek Minyak Kita, kebutuhan yang disiapkan mencapai ratusan ribu liter sesuai jumlah penerima manfaat.

Erwin memastikan ketersediaan stok bantuan pangan dalam kondisi aman dan siap disalurkan, sehingga pihaknya optimistis seluruh bantuan dapat tersalurkan sesuai target waktu yang ditetapkan.

“Secara ketersediaan stok sudah siap, tinggal proses penyaluran di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran raih TOP Pembina BUMD 2026

Baca juga: 100 mahasiswa UMPR perkuat literasi keuangan lewat kuliah umum Bank Indonesia

Baca juga: Bank Kalteng raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5