Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menginstruksikan penanganan segera terhadap tower telekomunikasi yang terancam longsor di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru.

"Pak Bupati telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan langkah penanganan darurat di lokasi," kata Kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian(Diskominfosandi) Barito Utara Mochamad Ikhsan di Muara Teweh, Kamis.

Menurut Ikhsan, berdasarkan hasil pemantauan Tim E-Government Diskominfosandi Barito Utara ditemukan indikasi kuat terjadinya pergerakan tanah di titik koordinat 1°4'24.11"S dan 115°4'58.46"E. 

Di lokasi tersebut, terlihat retakan tanah yang cukup lebar serta penurunan struktur tanah yang signifikan. Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena posisi longsoran berada sangat dekat dengan fasilitas penting. 

Jarak antara titik longsor dengan kaki tower hanya sekitar 5 meter, sementara jarak ke badan Jalan Negara Muara Teweh - Banjarmasin Kilometer 27 yang menjadi akses utama masyarakat sekitar hanya sekitar 15 meter.

"Laporan tersebut memastikan area sekitar tower dalam kondisi labil. Kerawanan ini diprediksi akan meningkat tajam apabila wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, yang berpotensi memicu longsor susulan," kata Ikhsan.

Dia menegaskan, Diskominfosandi juga telah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara layanan telekomunikasi, dalam hal ini PT Telkomsel, agar segera mengambil langkah antisipatif guna mengamankan infrastruktur tower yang berada di area rawan tersebut.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami sudah menyurati pihak provider agar segera melakukan langkah preventif. Ini penting untuk menghindari risiko yang lebih besar, seperti robohnya tower yang bisa membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Hingga saat ini, tim terkait masih terus melakukan pemantauan intensif di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur yang berada di jalan negara tersebut  terutama saat kondisi cuaca hujan.

Baca juga: Tekan pengangguran, Disnakertranskop Barut perkuat validitas data tenaga kerja

Baca juga: Legislator Barut tekankan pentingnya konsolidasi cegah konflik sosial

Baca juga: Berdayakan ekonomi, Disnakertranskop Barut adakan pelatihan menjahit lanjutan