Sampit (ANTARA) - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Hotman Siagian mengingatkan para tenaga bongkar muat dan semua pihak untuk disiplin menerapkan budaya Keselamatan, Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya saat aktivitas bongkar muat di pelabuhan.

"Mari kita wujudkan pelabuhan yang tertib, aman, humanis untuk mewujudkan keselamatan jiwa, kelestarian lingkungan, dan kelancaran kegiatan perekonomian di pelabuhan," kata Hotman di Sampit, Jumat.

Harapan itu disampaikannya saat peringatan Hari Buruh di Dermaga Habaring Hurung Sampit. Kegiatan ini diisi dengan bakti kesehatan dan bakti sosial dengan menyasar para tenaga kerja bongkar muat setempat.

Hotman meminta, pekerja lebih memerhatikan keselamatan dan keamanan kerja dengan penggunaan alat pelindung diri (APD), efektifitas di dalam pelaksanaan kerja serta peningkatan sumber daya dari anggota koperasi guna menunjang peningkatan kinerja di pelabuhan. 

Dia menegaskan, keselamatan pelaksanaan kegiatan oleh tenaga kerja bongkar muat merupakan aspek fundamental dari sebuah pelabuhan yang menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan. 

Di samping peningkatan kinerja, peningkatan kedisiplinan juga perlu dibenahi, khususnya dalam penerapan budaya K3. Hal ini untuk menunjang peningkatan produktivitas kerja dalam pelayanan kegiatan bongkar muat barang, sehingga TKBM dapat bersaing dalam era global digitalisasi. 

"Kami percaya bahwa dengan semangat dan derap langkah kebersamaan dan pengabdian yang tulus terhadap tanggung jawab kita bersama, maka akan dapat meraih prestasi yang gemilang guna mewujudkan peningkatan pelayanan prima yang berkelanjutan," harapnya.

Baca juga: Bakti kesehatan dan sosial warnai peringatan Hari Buruh di Kotim

Hotman juga menyampaikan terima kasih kepada instansi dan pemangku kepentingan terkait atas kehadiran dan terlaksananya acara bakti sosial ini dengan guyub dan penuh kekeluargaan. Hal ini menunjukkan sinergi sebuah keluarga besar serta satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam memajukan Kotawaringin Timur di masa yang akan datang. 

"Kita berkomitmen untuk terus bersinergi, meningkatkan kinerja, memperkuat keamanan maritim, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh guna kita untuk mewujudkan pelayanan unggul kepada seluruh stakeholder," demikian Hotman.

Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bahari Pelabuhan Sampit, Nurhadi menyebut, koperasi TKBM adalah tulang, otot dan punggung kegiatan kelancaran arus barang di pelabuhan. Untuk itu dia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi semua pihak terkait selama ini.

Menurutnya, sinergi inilah yang selama ini bisa membuat pelabuhan semakin produktif. Koperasi TKBM terus berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan disiplin serta keselamatan kerja bagi para anggotanya.

Pihaknya menyadari, profesionalisme adalah kunci agar kegiatan di pelabuhan meningkat dan lancar. Pihaknya berharap  kemitraan dengan pihak Pelindo dan APBMI akan terus berjalan harmonis sehingga bisa menjadikan anggota TKBM semakin sejahtera.

"Koperasi TKBM berkomitmen untuk menjadikan hari ini sebagai ajang untuk mempererat persaudaraan dan persatuan. Pihaknya juga akan terus mendukung upaya-upaya untuk peningkatan, baik mengenai durasi waktu maupun kelancaran logistik barang di pelabuhan," demikian Nurhadi.

Baca juga: Polres Kotim gagalkan penyelewengan 160 karung pupuk subsidi

Baca juga: Bupati Kotim tekankan kesiapan fisik dan mental pada JCH 2026

Baca juga: Fraksi PAN Kotim tekankan pengawasan penyerahan PSU