
Dishub Kotim matangkan persiapan menyambut pendaratan perdana Airbus A320

Sampit (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mematangkan persiapan untuk menyambut rencana pendaratan perdana pesawat Airbus A320 di Bandara Haji Asan Sampit pada 7 Mei mendatang.
“Sampai detik ini belum ada perubahan untuk jadwal kedatangan Pesawat Airbus A320 Super Airjet. Persiapan sudah kami lakukan, termasuk pohon yang menjadi obstacle (rintangan) yang jadi atensi pilot sudah kami tebang semua, baik di sebelah barat maupun timur lintasan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah di Sampit, Jumat.
Raihansyah menyampaikan, bahwa hingga saat ini jadwal kedatangan pesawat masih sesuai rencana yang telah diumumkan sebelumnya oleh Bupati Kotim Halikinnor.
Namun, pihaknya masih menunggu kepastian terkait penjualan tiket dari maskapai, sebab berdasarkan informasi terakhir belum ada penjualan pada aplikasi laman pemesanan tiket online.
Komunikasi dengan pihak maskapai terus dilakukan guna memastikan seluruh kesiapan berjalan sesuai rencana. Bahkan, dalam waktu dekat diperkirakan akan ada keputusan resmi dari pihak maskapai terkait operasional penerbangan tersebut.
“Mudah-mudahan segera ada kepastian dari tim Lion Group berkaitan dengan itu. Tapi secara teknis keseluruhan, baik teknis ground handling, izin slot terbang untuk kode Bandara Haji Asan terus dari Cengkareng sudah klir semua,” ujarnya.
Selain itu, Dishub juga telah menindaklanjuti sejumlah catatan keselamatan yang sebelumnya menjadi perhatian pilot, khususnya terkait hambatan di sekitar landasan pacu. Beberapa pohon yang berada di area tersebut telah ditebang untuk memastikan keamanan penerbangan.
“Memang ada beberapa pohon yang milik masyarakat yang masih berproses ini, mudah-mudahan tidak terlalu lama akan kami tebang juga setelah proses tahapan itu selesai,” tambahnya.
Baca juga: Fraksi PKB Kotim dorong pengesahan Perda PSU
Raihansyah menegaskan, sebelum ini secara keseluruhan kesiapan teknis saat ini sudah terpenuhi, sehingga pihaknya tinggal menunggu realisasi kedatangan pesawat di Sampit.
Ia memaparkan bahwa kesiapan landasan pacu juga telah melalui serangkaian pengujian oleh tim teknis beberapa bulan lalu. Berbagai aspek seperti kekuatan landasan (PCN), manuver pesawat, hingga area parkir telah disimulasikan secara menyeluruh.
“Kita sama doakan saja semua berjalan lancar, karena secara teknis sudah selesai semua tinggal menunggu kedatangan pesawatnya ini, terkait izin sudah klir semua,” tegasnya.
Terkait kapasitas angkut, Raihansyah menerangkan bahwa Pesawat Airbus dari Super Airjet ada tiga tipe, yakni kecil, sedang dan besar. Adapun, pesawat yang akan beroperasi di Kotim nantinya kemungkinan merupakan tipe kecil dengan kapasitas sekitar 180 penumpang.
Hal ini menyesuaikan dengan kondisi bandara yang sebenarnya untuk lebar landasan pacu masih kurang, walaupun telah lolos evaluasi. Selain itu, jumlah penumpang yang diangkut nantinya tidak akan penuh, demi mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi landasan.
“Pesawat tersebut itu nantinya hanya diisi 70-80 persen saja karena akan memprioritaskan barang, sehingga operasional penerbangan tetap memenuhi standar keselamatan. Kapasitas itu menyesuaikan dengan landasan pacu kita saat ini,” demikian Raihansyah.
Baca juga: Dishub Kotim kaji usulan pemasangan palang di Jembatan Patah
Baca juga: Kapolres Kotim tegaskan peringatan Hari Buruh tanpa demonstrasi
Baca juga: Sebanyak 46 PNS Kotawaringin Timur akhiri masa tugas
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
