Sampit (ANTARA) - Sebanyak 46 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah segera memasuki waktu purna tugas.
“Pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, merupakan wujud nyata dari komitmen sebagai aparatur sipil negara,” kata Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kotim Wim Reinardt Kalawa Benung di Sampit, Kamis.
Hal ini ia sampaikan saat memimpin acara pelepasan PNS di lingkungan Pemkab Kotim yang akan memasuki purna tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei dan 1 Juni 2026.
Wim menjelaskan, kontribusi para PNS selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Peran PNS tidak hanya menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Menjadi PNS bukan sekadar profesi, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab tinggi. Dalam perjalanan karir, ASN telah menghadapi berbagai tantangan dan dinamika kebijakan yang membutuhkan integritas, ketangguhan, serta profesionalisme.
Ia juga meyakini pengalaman panjang yang dimiliki para purna tugas menjadi bekal berharga, tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi organisasi.
“Nilai-nilai disiplin, loyalitas dan dedikasi diharapkan dapat menjadi teladan bagi ASN yang masih aktif,” ujarnya.
Baca juga: KSOP Sampit ingatkan bongkar muat di pelabuhan wajib terapkan K3
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kotim Kamaruddin Makkalepu menyampaikan total PNS yang dilepas pada kesempatan ini berjumlah 46 orang, masing-masing 23 orang untuk TMT 1 Mei dan 23 orang untuk TMT 1 Juni 2026.
“Begitu masuk TMT pensiun itu bebas penuh, tidak lagi memiliki tanggungan terkait tugas dan kewajiban sebagai PNS. Namun, jika ada hal-hal yang bersifat pribadi, seperti temuan inspektorat, tetap menjadi tanggung jawab yang bersangkutan untuk diselesaikan meskipun sudah purna tugas,” demikian Kamaruddin.
Baca juga: Bakti kesehatan dan sosial warnai peringatan Hari Buruh di Kotim
Baca juga: Polres Kotim gagalkan penyelewengan 160 karung pupuk subsidi
Baca juga: Bupati Kotim tekankan kesiapan fisik dan mental pada JCH 2026