Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus bergerak melakukan upaya penanggulangan kondisi antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di berbagai SPBU Palangka Raya.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, pihaknya bersama Pertamina, TNI-Polri dan lainnya secara intens berkoordinasi dan bergerak melakukan upaya normalisasi terhadap kondisi antrean BBM yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Kita minta penambahan kuota untuk Kalimantan Tengah menanggulangi keadaan sekarang," kata gubernur.

Kemudian pihaknya juga sedang berkoordinasi dan mengusulkan legalitas bagi pangkalan BBM eceran, sebagai salah satu upaya mengurai antrean kendaraan di SPBU.

Baca juga: Gubernur Kalteng minta bupati dan wali kota cermat dalam membuat surat edaran

Sales Area Manager Retail Kalteng Pertamina Patra Niaga Donny Prasetya mengatakan, sebagai salah satu langkah penanggulangan terhadap kondisi antrean BBM saat ini, maka dilakukan penambahan jam operasional di SPBU.

"Kemudian juga, kami melakukan penambahan jam operasional sampai dengan pukul 01.00 wib dini hari," jelasnya.

Donny menjelaskan, berdasarkan evaluasi pihaknya saat ini, penyebab terjadinya antrean panjang pengisian BBM, di antaranya terdapat peningkatan pembelian secara bersamaan baik untuk Pertalite maupun Pertamax.

Kondisi ini dinilai menyebabkan beberapa masyarakat yang sebelumnya lebih fokus mengisi Pertamax, berpotensi termakan isu-isu berkaitan dengan keterbatasan stok hingga isu perubahan penyesuaian harga.

"Nah ini makanya kan kami berusaha untuk meredam situasi dengan menambah pasokan ke SPBU. Khususnya Pertamax ya, untuk melayani Palangka Raya itu rata-rata normalnya 190 KL per hari, ini kami tambah 200 KL per hari seperti yang tadi kami sampaikan," jelasnya.

Baca juga: Ketua PWI Kalteng berharap Pertamina mampu atasi antrean panjang BBM

Baca juga: Pertamina diminta jelaskan kondisi BBM untuk redam kepanikan warga Palangka Raya

Baca juga: Anggota DPR pastikan pemerintah gerak cepat tangani antrean BBM panjang di Kalteng

Baca juga: Panggil pihak terkait, Gubernur Kalteng evaluasi distribusi BBM

Baca juga: Pertamina tegaskan antrean BBM di Palangka Raya bukan disebabkan kelangkaan